Respons Beto soal Pencopotan Simon McMenemy dari Timnas Indonesia

Kompas.com - 08/11/2019, 19:20 WIB
KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN

Baca juga: Aksi Lempar Botol Gubernur Kalteng Dapat Sanksi Tegas Komdis PSSI

Dari segi kepelatihan, Beto menilai sesungguhnya Simon memiliki strategi yang jitu dan ampuh dalam meningkatkan penampilan skuat Garuda. 

Namun, biasanya strategi tersebut hanya bisa dijalankan separuh laga atau hingga babak pertama. 

Terbukti, selama menjalani pertandingan babak pertama, Indonesia bisa mengungguli Malaysia, menahan imbang Thailand, serta hanya kebobolan satu gol ketika melawan UEA dan Vietnam.

Namun, memasuki babak kedua, permainan timnas Indonesia cenderung menurun.

Para pemain terlihat kelelahan dan tidak mampu mempertahankan performa seperti halnya babak pertama.

“Pemain terlalu capek, kelelahan. Kondisi kami menurun di babak kedua," tutur Beto.

Baca juga: Ganti Pelatih Timnas Simon McMenemy, PSSI Ucapkan Terima Kasih

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

PSSI secara resmi berpisah dengan Simon McMenemy. Simon akan menjalani laga terakhir kontra Malaysia pada 19 November mendatang di Kuala Lumpur. Terima kasih, Coach Simon! #PSSINow

Sebuah kiriman dibagikan oleh PSSI (@officialpssi) pada 5 Nov 2019 jam 8:53 PST

Terlepas dari keputusan tersebut, pemain yang saat ini berseragam klub Madura United tersebut siap mendukung siapa saja sosok baru yang akan mengisi kursi kepelatihan timnas senior Indonesia.

Beto juga berpendapat bahwa keberhasilan timnas Indonesia di masa depan ditentukan oleh kerja sama antara pemain, pelatih, dan para pemangku kebijakan sepak bola nasional yang dalam hal ini menjadi tanggung jawab PSSI.

"Kita semua harus semangat dan bekerja keras demi meraih prestasi. Tak ada waktu untuk malas-malasan," ucap Beto.

Baca juga: Diterpa Isu Pemecatan, Simon Tetap Latih Timnas Indonesia Lawan Malaysia

Saat ini, PSSI sedang menggodok beberapa nama yang berpotensi untuk menggantikan Simon McMenemy.

Terdapat dua nama yang paling kencang diberitakan belakangan ini, yaitu Shin Tae-yong asal Korea Selatan dan Luis Milla asal Spanyol yang sebelumnya pernah merasakan atmosfer melatih timnas garuda.

Kedua nama tersebut sama-sama pernah memimpin timnya masing-masing di kancah Piala Dunia junior maupun senior.

Baca juga: Antara Shin Tae-Yong atau Luis Milla, Ini Pesan Pemerintah kepada PSSI

Hal tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan Indonesa yang baru saja ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X