PBSI Harus Terus Kerja Keras untuk Perbaiki Sektor Putri

Kompas.com - 08/11/2019, 14:00 WIB
BADMINTON INDONESIA

Hal itu dilakukan supaya meningkatkan konsistensi atlet.

Baca juga: Fuzhou China Open 2019, Greysia/Apriyani Dihentikan Wakil Malaysia

"Kita pernah juara di level 300, tetapi saat ini memang kita ikut yang 750 sampai 1.000. Secara kelas sebetulnya masih agak tinggi ya," kata Susy.

"Pada saat kita masuk ke level 1.000 otomatis kita akan berhadapan dengan pemain unggulan semua," lanjutnya.

Susy mengakui bahwa sampai saat ini, atlet putri bulu tangkis Indonesia belum bisa melangkah jauh khususnya dalam turnamen level 1.000.

Dia juga menambahkan bahwa seluruh pelatih sektor putri beserta jajaran PBSI harus lebih mengatur strategi dan melakukan evaluasi.

Susy pun mengatakan, hal yang dilakukan PBSI bukan hanya lebih selektif memilih pertandingan tetapi juga bagaimana caranya mematangkan pemain putri untuk siap bersaing.

Baca juga: Marcus/Kevin ke Semifinal Fuzhou China Open 2019

"Kita kemarin main di level 100, harus konsisten dulu juara di 100, baru naik ke level 300, juara dulu, begitu seterusnya," ungkap legenda bulu tangkis tersebut.

Susy juga mengatakan bahwa dia akan melihat kemajuan tunggal putri dalam menentukan pertandingan yang akan diikuti.

"Kalau dia memang bisa ke level 1.000 ya oke. Kita harus hitung untung ruginya," ujarnya.

"Kalau di level 1.000 sampai babak kedua, itu sama saja seperti masuk semifinal atau juara di level 300," lanjut peraih medali emas Olimpiade 1992 tersebut.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X