Kala Zinedine Zidane Bicara soal Kylian Mbappe

Kompas.com - 06/11/2019, 05:20 WIB
Kylian Mbappe menepis segala isu yang menghubungkannya dengan Real Madrid, Senin (22/4/2019) AFPKylian Mbappe menepis segala isu yang menghubungkannya dengan Real Madrid, Senin (22/4/2019)

KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kembali menjawab pertanyaan soal penyerang muda berbakat, Kylian Mbappe, pada konferensi pers jelang laga Liga Champions antara Real Madrid dan Galatasaray pada Kamis (/11/2019) dini hari WIB.

ZIinedine Zidane kembali membahas soal Kylian Mbappe setelah chairman AS Monaco, Vadim Vasilyev, mengungkapkan isi pembicaraan dirinya dengan Mbappe pada musim panas 2017.

Ketika itu, sang penyerang muda tengah berada di persimpangan jalan kariernya.

Mbappe mendapat tawaran dari Real Madrid dan Paris Saint-Germain.

"Ia berkata kepada saya: 'Vadim, jujur saya merasa terlalu dini untuk ke Madrid. Saya baru bermain satu musim di Liga Perancis, saya orang Paris. Saya tak ingin meninggalkan negara saya begitu saja. Saya ingin menjadi pemain hebat di sini. Real harus menunggu... ini kata hati saya,'" tutur Vasilvyev seperti dikutip dari Telefoot.

Namun, Vasilyev juga mengatakan bahwa masa depan pemain muda berbakat itu hampir pasti bersinggungan dengan Real Madrid.

"Mereka akan kembali mengetuk pintu kamu, seluruh Stadion Santiago Bernabeu akan bertepuk tangan ketika kamu sampai di sana," ujarnya lagi.

Baca juga: 6 Tim yang Bisa Lolos dari Fase Grup Liga Champions Pekan Ini

Kylian Mbappe akan bermain di hadapan publik Santiago Bernabeu bersama Paris Saint-Germain pada laga grup Liga Champions, 26 November 2019.

Awak media Spanyol sudah tak sabar menunggu reaksi Zidane soal pernyataan Vasilyev tersebut.

Mereka pun mengangkat wawancara tersebut kepada pria berkepala plontos itu untuk memancing komentar Zidane.

Menurut Marca, sang pelatih memberikan pesan secara implisit kepada penyerang berusia 20 tahun tersebut.

"Sang pemain sendiri yang akan menentukan masa depannya. Untuk sekarang, klub dia adalah PSG. Kita lihat saja seperti apa masa depan. Namun, ia selalu mengatakan bahwa mimpinya adalah bermain di Real Madrid suatu hari nanti," tutur Zidane.

Baca juga: Apakah Kita Akan Lihat Duel Akbar Jorge Masvidal Vs Canelo Alvarez?

Kendati begitu, Zinedine Zidane tidak akan mudah untuk mendatangkannya ke ibu kota Spanyol.

Mbappe menanda tangani kontrak hingga Juni 2022 bersama kubu Perancis tersebut.

Menurut Le Parisien, ikatan kerja tersebut kemungkinan diperbaharui dalam waktu dekat agar membuat gaji Mbappe setara dengan Neymar, yakni 40 juta euro bersih atau sekitar 621 miliar rupiah setiap musimnya.

Alasan pergerakan Paris ini tak lain adalah desas-desus yang mulai beredar di media Spanyol bahwa Real Madrid telah menyimpan sekitar 300 juta euro demi mendatangkan Mbappe pada musim panas 2020 dan menjadikannya pemain termahal sepanjang sejarah sepak bola.

PSG membayar fee awal 20 juta euro untuk meminjam Mbappe satu musim pada awal 2017-2018 sebelum mempermanenkan transfer tersebut dengan mahar senilai 135 juta euro satu tahun setelahnya. 

Melalui gol-gol dan assistnya, Kylian Mbappe telah terlibat ke 108 gol dari 97 pertandingan sejak bergabung bersama Paris Saint-Germain.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X