Point Guard Toronto Raptors Memutuskan Pensiun Setelah 14 Musim di NBA

Kompas.com - 05/11/2019, 13:40 WIB
Jose Calderon sebelum bertanding bersama Detroit Pistons melawan San Antonio Spurs Jose Calderon sebelum bertanding bersama Detroit Pistons melawan San Antonio Spurs

KOMPAS.com - Salah satu pemain paling populer di Toronto Raptors, Jose Calderon, memutuskan pensiun setelah 14 musim berkarier di NBA.

Pria asal Spanyol itu telah 20 tahun berkarier sebagai pemain basket profesional, tapi 70 persen kariernya dihabiskan di NBA.

 

Calderon sempat membela tiga tim di Liga Basket Spanyol, yakni Alicante, Fuenlabrada, dan Baskonia, sebelum akhirnya hijrah ke NBA dengan bergabung Toronto Raptors pada 2005.

Pada masa awal berada di Amerika, Calderon terkendala dalam bahasa untuk memproses intruksi dari staf pelatih.

Namun, hal itu tidak masalah bagi Calderon. Sebab, dia bisa menunjukkan penampilan terbaiknya walaupun terkendala bahasa.

Jose Calderon melakukan debutnya bersama Toronto pada 2 November 2005. 

Toronto Raptors pun mengunggah ucapan perpisahan kepada Calderon melalui akun Twitter mereka.

Baca juga: Pemprov DKI Gandeng Junior NBA Siapkan Kurikulum Olahraga Basket

"Selamat atas karier yang luar biasa," tulis Toronto Raptors dalam Twitter mereka.

Pada 30 Januari 2013, Calderon dikirim oleh Toronto Raptors ke Detroit Pistons. Setelah itu, dia menghabiskan waktu bersama Dallas Mavericks, New York Knicks, LA Lakers, Atalanta Hawks, dan Cleveland Cavaliers.

Sebelum memutuskan pensiun, Calderon melakukan perjalanan karier terakhirnya dengan kembali ke Detroit Pistons pada musim 2018-2019.

Selama 14 musim berkarier di NBA, Calderon telah memainkan 895 pertandingan dengan rata-rata 8,9 poin, 2,4 rebound, dan 5,8 assist.

Calderon mengumumkan pengunduran dirinya pada usia 38 tahun.

Setelah pensiun, dia akan bergabung dengan Asosiasi Pemain Bola Basket Nasional sebagai asisten khusus direktur esekutif serikat, Michele Roberts.

Jose Calderon mengungkapkan bahwa ini adalah peran yang baru dibuatnya untuk membantu NBA.

Calderon akan memberikan saran tentang strategi serikat pekerja serta isu-isu spesifik yang terkait dengan pemain NBA saat ini.

Baca juga: Cetak 29 Poin dalam 27 Menit, Zion Williamson Gemparkan Pramusim NBA

Rekan setim Calderon di timnas Spanyol, Paul Gasol mengunggah pesan di Twitter pribadinya.

"Terima kasih atas karier basketnya yang luar biasa, selalu bekerja dengan kerendahan hati yang luar biasa, meninggalkan nilai Anda di setiap yang Anda mainkan."

Calderon tidak pernah memenangi gelar NBA. Dia nyaris mengangkat trofi juara bersama Cleveland Cavaliers pada musim 2017-18. Sayangnya, Cleveland Cavaliers tersapu 4-0 oleh Golden State Warriors di Final NBA.

Namun, Calderon sudah menikmati kesuksesan di panggung internasional bersama timnas Spanyol.

Calderon membantu timnas Spanyol memenangi gelar Piala Dunia FIBA pada 2006, dua medali perak Olimpiade pada 2008 dan 2012, serta perunggu pada 2016.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X