Balotelli Kecam Bos Verona soal Tindakan Rasialis Suporter

Kompas.com - 04/11/2019, 09:40 WIB
Mario Balotelli berbincang dengan wasit usai laga Brescia vs Napoli dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Mario Rigamonti, 21 Oktober 2019. AFP/MIGUEL MEDINAMario Balotelli berbincang dengan wasit usai laga Brescia vs Napoli dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Mario Rigamonti, 21 Oktober 2019.

KOMPAS.com - Penyerang Brescia, Mario Balotelli, mengecam pernyataan Presiden Hellas Verona soal tindakan rasisme dalam sepak bola.

Seperti diketahui, Balotelli baru saja mendapatkan perlakuan bernada rasialis. Hal itu terjadi pada babak kedua laga Verona vs Brescia, Minggu (3/11/2019).

Tepat pada menit ke-55, Balotelli mendapat ejekan bernada rasialis dari penonton di salah satu tribune Stadion Marc Antonio Bentegodi.

Balotelli langsung bereaksi dengan menendang bola ke arah para pendukung Verona.

Sempat meninggalkan lapangan karena tidak terima, Balotelli pada akhirnya melanjutkan pertandingan setelah dibujuk rekan satu timnya.

Balotelli sukses mencetak gol pada menit ke-85 namun tidak bisa membantu Brescia karena mereka kalah 1-2.

Baca juga: Liga Italia, Scudetto Tak Hanya Milik Juventus atau Inter Milan

Seusai laga, Presiden Verona, Maurizio Setti, buka suara. Setti menyayangkan tindakan Balotelli karena menurutnya suporter Verona tidak berlaku rasialis.

"Kami tidak mendengar apapun (ejekan rasialis). Tidak ada buktinya. Salah jika kita menggeneralisir 20.000 fans dengan tindakan satu orang," kata Setti dikutip dari situs web Sportskeeda.

"Enam tahun lalu saat Balotelli debut di AC Milan dan mendapat tindakan rasialis, kami membelanya," ujar Setti menambahkan.

Menanggapi hal ini, Balotelli lewat akun Instagramnya mengaku kecewa dengan pernyataan Setti. Balotelli menilai Setii bertindak tidak seperti orang dewasa.

"Terima kasih kepada semua orang yang menunjukkan solidaritas untuk saya. Saya sangat bersykur untuk itu," tulis Balotelli.

"Dan untuk orang yang mengabaikan bukti (di lapangan), anda berlaku seperti bukan pria dewasa. Itu memalukan," tulis Balotelli menambahkan.

Baca juga: Tiga Pemain Juventus Berpeluang Pindah ke Liga Inggris

Musim ini, Balotelli menjadi korban rasialis ketiga yang dilakukan suporter Liga Italia.

Sebelumnya, penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, juga mendapatkan perlakuan yang sama dari fans Cagliari.

Korban kedua adalah gelandang AC Milan, Franck Kessie pada pekan ketiga Liga Italia. Kessie mendapat ejekan bernada rasialis saat AC Milan mengalahkan Verona 1-0.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X