Kompas.com - 04/11/2019, 05:30 WIB
Manajer Chelsea, Frank Lampard, saat mendampingi timnya pada laga Liga Inggris kontra Brighton and Hove Albion, di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (28/9/2019). AFP/GLYN KIRKManajer Chelsea, Frank Lampard, saat mendampingi timnya pada laga Liga Inggris kontra Brighton and Hove Albion, di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (28/9/2019).

KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard, menyoroti kinerja Video Assistant Referee (VAR) di Premier League.

Chelsea berhasil mengalahkan Watford pada lanjutan pekan ke-11 Liga Inggris 2019-2020 di Stadion Vicarage Road, Sabtu (2/11/2019).

Chelesa menang 2-1 berkat dua gol dari tammy Abraham dan Christian Pulisic.

Baca juga: Watford vs Chelsea, The Blues Menang lewat Gol Abraham dan Pulisic

Namun, The Blues, julukan Chelsea, kembali gagal clean sheet setelah Gerard Deulofeu mencetak gol lewat titik putih hanya 10 menit menjelang laga berkahir.

Penalti terjadi setelah Deulofeu terlibat sentuhan minim dengan geladang Chelsea, Jorginho, di kotak terlarang.

Semula, wasit yang bertugas pada laga tersebut, Anthony Taylor, hanya menunjuk tendangan gawang untuk Chelsea.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tiga Pemain Juventus Berpeluang Pindah ke Liga Inggris

Namun, setelah mendapat instruksi dari petugas yang memantau VAR, sang wasit pun mengubah keputusannya dengan memberikan penalti untuk Watford.

Selepas pertandingan, pelatih Chelsea, Frank Lampard, berpendapat bahwa seharusnya keputusan wasit tidak berubah.

"Sejujurnya saya tidak percaya keputusan itu diubah. Ada sentuhan minimal dari Jorginho dan menurut saya itu tidak fatal," kata Lampard, seperti dikutip dari Evening Standard.

Menurut Lampard, penggunaan VAR juga bisa memicu kontroversi di kalangan suporter. 

“Semua orang di stadion akan menunggu hasilnya dan itu menjadi tekanan tersendiri untuk wasit," kata eks gelandang Chelsea itu. 

Baca juga: Everton Vs Tottenham Seri, Son Kartu Merah, Gomes Cedera Parah

"Lamanya mereka mengambil keputusan berarti mereka tidak cukup yakin akan hal itu,” tutur Lampard,

Selepas kejadian itu, pihak Premier League langsung memberikan klarifikasi lewat akun Twitter resmi mereka

"VAR mengidentifikasi dengan jelas ada yang menghambat pergerakan Deulofeu di area penalti dan karena tidak ada penalti yang diberikan di lapangan, wasit membatalkan keputusannya," tulisnya.

Baca juga: Bournemouth Vs Man United, Gol Joshua King Benamkan Setan Merah

Terlepas dari kontroversi tersebut, kemenangan itu membuat Chelsea semakin mantap di zona Liga Champions.

Mereka saat ini berada di peringkat keempat klasemen Liga Inggris dengan koleksi 23 poin dari 11 laga.

Chelsea hanya terpaut dua angka dari Manchester City yang menghuni peringkat kedua, dan delapan poin dari pemuncak klasemen, Liverpool.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.