Kompas.com - 02/11/2019, 12:40 WIB
Kapten Arsenal, Granit Xhaka, menaruh tangan di kupingnya ibarat menantang para fans Arsenal setelah ia dicemooh ketika ditarik keluar pada laga Liga Inggris kontra Crystal Palace, Minggu (27/10/2019). TWITTERKapten Arsenal, Granit Xhaka, menaruh tangan di kupingnya ibarat menantang para fans Arsenal setelah ia dicemooh ketika ditarik keluar pada laga Liga Inggris kontra Crystal Palace, Minggu (27/10/2019).

KOMPAS.com - Peter Crouch, salah satu legenda Liga Inggris, ikut mengomentari aksi Granit Xhaka pada laga Arsenal vs Crystal Palace, Minggu (27/10/2019).

Granit Xhaka menuai kontroversi saat ditarik keluar lapangan pada menit ke-61 di pertandingan Liga Inggris antara Arsenal vs Crystal Palace, Minggu (27/10/2019).

Xhaka memberi gestur kurang pantas menanggapi cemoohan dari pendukung tim berjuluk The Gunners itu saat dirinya keluar lapangan.

Gelandang asal Swiss itu memancing emosi fans dengan menaruh tangan di dekat telinganya seakan mengisyaratkan tak mendengar apa yang diteriakkan oleh suporter Arsenal.

Selain itu, Xhaka dengan sengaja melepas seragam Arsenal ketika keluar lapangan dan langsung pergi ke ruang ganti.

Tindakan itu membuay Xhaka semakin menuai kritik dari para pendukung Arsenal.

Meski begitu, Peter Crouch memberi pembelaan terhadap tindakan Xhaka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalian mungkin merasa aneh, tapi saya bisa merasakan apa yang dirasakan Xhaka," kata legenda timnas Inggris itu.

Baca juga: Surat Terbuka Xhaka kepada Fans Arsenal

"Saya pernah berada di posisinya. Saat fans kalian sendiri menyoraki Anda, tidak ada yang lebih menyakitkan dibanding hal tersebut," tutur Crouch menambahkan.

Peristiwa serupa pernah dirasakan Crouch saat dirinya tengah membela tim nasional Inggris pada Kualifikasi Piala Dunia 2006 di Old Trafford.

Crouch yang sedang menunggu di pinggir lapangan untuk menggantikan Shaun Wright-Phillips pada menit ke-67, mendapat sorakan dari bangku penonton.

Crouch beranggapan bahwa sorokan itu merupakan luapan kekecewaan sebagian penonton karena dirinya baru saja meninggalkan Southampton untuk berlabuh ke Liverpool.

Sikap Xhaka terhadap fans pun dapat dimengerti oleh Crouch.

Pasalnya, perlakuan tidak baik terhadap Xhaka bukan hanya terjadi pada pertandingan Arsenal vs Crystal Palace.

Xhaka juga menerima perlakuan serupa dari fans melalui kolom komentar di media sosialnya.

Kolom komentar Xhaka berisi tulisan-tulisan yang kasar bahkan bersifat mengancam bukan hanya untuk dirinya, tapi juga ditujukan kepada keluarganya.

Xhaka menunjukan kekecewaannya kepada fans Arsenal melalui surat terbuka yang diunggah melalui akun media sosialnya.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini

Ia merasa telah memberikan penampilan yang maksimal baik di luar atau di dalam lapangan dan mengharapkan agar dihargai atas kerja kerasnya untuk Arsenal.

Peristiwa ini kemudian berdampak kepada keputusan Unai Emery yang memilih untuk tidak membawa Xhaka dalam skuad Arsenal untuk menghadapi Wolverhampton, Sabtu (02/11/2019).

"Xhaka tetap berlatih seperti biasa. Tetapi seperti manusia lain, Ia mampu merasakan emosi. Peristiwa yang menimpa Xhaka pekan kemarin membutuhkan waktu pemulihan secara mental," kata Emery.

"Tidak terpikirkan untuk memainkan dia (Xhaka) besok," ujar Emery menegaskan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.