Pesepak Bola Jamaika Tewas Usai Jadi Korban Penusukan

Kompas.com - 02/11/2019, 12:00 WIB
Tarania Clarke TWITTER.com/JFF_FOOTBALLTarania Clarke

 

KOMPAS.com - Kabar duka dari sepak bola Jamaika. Pesepak bola putri Jamaika, Tarania Clarke, meninggal dunia. 

Tarania ditemukan tewas di Kingston, Jamaika, pada Kamis (31/10/2019).

Kepolisian setempat mengkonfirmasikan bahwa Tarania Clarke tewas tertusuk setelah terlibat perkelahian dengan seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya.

Insiden tersebut terjadi di di Half-Way Tree, St Andrew, Kingston, Jamaika, pada Kamis malam kemarin.

Perkelahian antara Tarania dengan perempuan itu disebut-sebut dipicu karena telepon seluler.

Perempuan tak dikenal itu kemudian menusuk Clarke dengan sebuah pisau.

Pesepak bola 20 tahun itu sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi dia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Pelaku yang menusuk Tarania Clarke pun telah ditahan oleh polisi.

Presiden Federasi Sepak Bola Jamaika Michael Ricketts menyatakan bela sungkawa atas meninggalnya Tarania Clarke.

Baca juga: Prestasi Jamaika Menurun, Usain Bolt Gatal Ingin Kembali Berlari

"Saya sangat sedih. Ini adalah seorang wanita muda yang telah menunjukkan banyak potensi dan sangat menyenangkan, hangat, dan memiliki potensi nyata untuk mencapai level tertinggi," kata Michael Ricketts.

Tarania Clarke menorehkan debut bersama timnas putri Jamaika di Kualifikasi Olimpiade 2020, September lalu.

Dalam laga itu, Tarania membantu timnas Jamaika meraih kemenangan dengan skor 12-1 atas Kuba.

Tarania Clarke juga merupakan kapten dari klub Waterhouse FC di Liga Wanita Jamaika.

Pelatih Tarania Clarke di sekolah menengah Excelsior, Xavier Gilbert, mengatakan bahwa pesepak bola 20 tahun itu adalah pemain yang hebat.

"Dia adalah kapten dan pemimpin yang luar biasa selama tiga tahun terakhir, juga merupakan orang yang luar biasa dan kami juga sangat dekat," kata Gilbertkepada stasiun televisi SportMax Jamaika.

Baca juga: Perusahaan Bir Selamatkan Tim Jamaika

"Rasanya sangat sakit telah kehilangan, dia tidak pantas menerima ini." ujar Gilbert menambahkan.

JFF (Jamaica Football Federation) juga merilis pernyataan duka atas meninggalkan Tania Clarke.

"Federasi Sepak Bola Jamaika kehilangan kata-kata dalam mengungkapkan kesedihan yang paling dalam atas meninggalnya Tarania ... Keluarga JFF mengungkapkan bela sungkawa kepada Waterhouse FC, keluarganya, teman-temannya dan rekan-rekannya di tim senior."

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X