Menpora Tepis Isu Berpihak ke Salah Satu Calon Ketua Umum PSSI

Kompas.com - 02/11/2019, 11:49 WIB
Menpora Zainudin Amali saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Kongres Luar Biasa PSSI di Shangri-La Hotel, Jakarta, pada Sabtu (2/11/2019). KOMPAS.COM/FARAHDILLA PUSPAMenpora Zainudin Amali saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Kongres Luar Biasa PSSI di Shangri-La Hotel, Jakarta, pada Sabtu (2/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) Zainudin Amali dengan tegas membantah tudingan bahwa dirinya dan pemerintah berpihak kepada salah satu calon ketua umum PSSI

Di hadapan awak media, Zainudin Amali mengatakan bahwa tudingan itu sama sekali tidak benar.

Dia mengakui ada sekiranya 4 calon ketua umum yang mendatangi dirinya. 

Menpora juga mengatakan bahwa pemerintah mendengarkan masukan-masukan dari semua calon ketua umum. 

"Ya ini, beredar tudingan bahwa saya hanya bertemu dengan salah satu calon. Padahal ada 4 calon yang ketemu sama saya," ujar Zainudin Amali di Shangri-La Hotel hari Sabtu, 2 November 2019. 

"Semua masukan kami terima. Saya dengarkan, pemerintah mendengarkan semua stakeholder. Jadi, tudingan itu enggak benar," lanjutnya. 

Saat ditemui awak media, Menpora juga mengatakan bahwa pemerintah netral dan tidak mendukung siapa pun dalam Kongres Luar Biasa PSSI 2019.

"Pemerintah netral. Seperti sambutan saya tadi, saya kira kita harus memberikan kewenagan cabor untuk menyelesaikan masalahnya sendiri," ujar Menpora. 

Baca juga: Menpora Buka Kongres Luar Biasa PSSI, Minta Semua Pihak Turunkan Ego

"Kalau enggak bisa diselesaikan sendiri, masih ada KOI dan KONI, silakan datang ke mereka," ujar dia menambahkan.

Menpora melanjutkan seandainya permasalahan internal belum bisa diselesaikan bersama KOI dan KONI, cabor-cabor di Indonesia bisa datang ke pemerintah. 

Zainudin Amali juga mengakui bahwa mekanisme tersebut harus segera dijalankan. Sebab, selama ini, cabor-cabor seperti langsung ke pemerintah jika ada permasalahan internal.

Permintaan Menpora tersebut bukan tanpa alasan, Menpora hanya ingin olahraga di Indonesia tidak di-banned jika pemerintah campur tangan. 

"Seperti PSSI ini. PSSI punya aturan, punya statuta, punya induk internasional. Begitu kami masuk, campur tangan, nanti kita di-banned lagi. Kami tidak mau seperti itu,"

Saat ini, Kongres Luar Biasa PSSI masih berlanjut di Shangri-La Hotel, Jakarta. 

Baca juga: KLB PSSI, 6 Calon Ketua Umum Diusir Keluar Arena Kongres

Sudah tujuh calon Ketua Umum PSSI yang memutuskan mundur sebelum pemilihan dimulai di Kongres Luar Biasa PSSI yang digelar di Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Ketujuh calon Ketua Umum PSSI yang mundur adalah Bernhard Limbong, Aven Hinelo, Benny Erwin, Fary Djemy Francis, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas.

Dengan demikian, hanya ada tiga calon Ketua Umum PSSI yang tersisa. Ketiganya adalah Arif Putra Wicaksono, Rahim Soekasah, dan Mochamad Iriawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X