Persebaya Dihukum Larangan Tanpa Penonton hingga Akhir Musim

Kompas.com - 01/11/2019, 20:58 WIB
Kerusuhan yang dilakukan Bonek karena kecewa dengan Tim Persebaya Surabaya seusai melawan PSS Sleman dalam lanjutan liga 1 2019 Pekan ke 25 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUKerusuhan yang dilakukan Bonek karena kecewa dengan Tim Persebaya Surabaya seusai melawan PSS Sleman dalam lanjutan liga 1 2019 Pekan ke 25 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore.

KOMPAS.comPersebaya Surabaya mengalami nasib paling sial setelah diputuskannya hasil sidang Komisi Displin (Komdis) PSSI.

Komdis PSSI terbaru menggelar sidang pada Kamis (31/10/2019).

Namun, hasil sidang Komdis tersebut baru diumumkan dalam situs PSSI pada Jumat (1//11/2019).

Total ada enam klub dan satu pemain dari kompetisi Liga 1 yang dijatuhi hukuman.

Baca juga: Kongres PSSI, Akhiri Lingkaran Setan atau Bakal Sama Saja?

Dari enam klub itu, Persebaya paling banyak menerima sanksi paling banyak.

Uang sebesar Rp 245 juta harus dikeluarkan Bajul Ijo, julukan Persebaya, untuk peristiwa di dua lokasi yang berbeda.

Pertama, Persebaya dihukum denda Rp 45 juta lantaran oknum suporter mereka melakukan pelamperan botol pada laga kontra Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Rabu (23/10/2019).

Hukuman kedua justru lebih berat.

Persebaya dihukum larangan tanpa penoton sampai akhir musim setelah terjadi kericuhan pada laga kontra PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/10/2019).

Tidak hanya itu, mereka juga dihukum denda uang sebesar Rp 200 juta.

Selain Persebaya, Persija Jakarta, Kalteng Putra, Perseru Badak Lampung FC, Persib Bandung, dan PSM Makassar juga dihukum denda uang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber PSSI
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X