Surat Terbuka Granit Xhaka kepada Fans Arsenal

Kompas.com - 01/11/2019, 09:40 WIB
Kapten Arsenal, Granit Xhaka, menaruh tangan di kupingnya ibarat menantang para fans Arsenal setelah ia dicemooh ketika ditarik keluar pada laga Liga Inggris kontra Crystal Palace, Minggu (27/10/2019). TWITTERKapten Arsenal, Granit Xhaka, menaruh tangan di kupingnya ibarat menantang para fans Arsenal setelah ia dicemooh ketika ditarik keluar pada laga Liga Inggris kontra Crystal Palace, Minggu (27/10/2019).

KOMPAS.com - Pemain tengah Arsenal, Granit Xhaka, mendapatkan umpatan dari suporter timnya.

Hal itu tersebut terjadi saat Xhaka ditarik keluar pada menit ke-61 kala Arsenal vs Crystal Palace di ajang Liga Inggris, Minggu (27/10/2019) dan berakhir sama kuat 2-2.

Xhaka kemudian memberi gestur kurang pantas saat mendapat cemoohan dari pendukung tim berjuluk The Gunners saat keluar lapangan.

Gelandang asal Swiss itu memancing emosi fans dengan menaruh tangan di dekat telinganya seakan mengisyaratkan tak mendengar apa yang diteriakkan oleh suporter Arsenal.

Selain itu, dia melepas dengan sengaja seragam Arsenal ketika keluar lapangan dan langsung pergi ke ruang ganti.

Baca juga: Tiga Pemain Arsenal Jenguk Granit Xhaka Setelah Ia Dihujat Suporter

Beberapa hari berselang, pemain berusia 27 tahun itu membuka suara terkait kejadian tersebut melalui akun instagram miliknya.

"Setelah beberapa waktu untuk merenungkan apa yang terjadi di hari Minggu, saya ingin memberi penjelasan daripada hanya tanggapan cepat," buka Xhaka dalam suratnya.

"Kejadian yang terjadi saat saya ditarik keluar sangat menyentuh saya. Saya mencintai klub ini dan selalu memberikan 100 persen di dalam dan di luar lapangan," lanjut dia.

"Perasaan saya tidak dipahami oleh penggemar, dan (mereka) mengulangi komentar kasar di pertandingan dan di media sosial selama beberapa minggu dan bulan terakhir telah sangat menyakiti saya," sambungnya.

Seperti diketahui, pelatih Arsenal, Unai Emery memilih tidak membawa Xhaka ke dalam skuadnya saat berjumpa Liverpool di Piala Liga Inggris.

Baca juga: Granit Xhaka dan Sejarah Panjang Kapten Bermasalah Arsenal

Emery beranggapan pemain bernomor punggung 34 di timnya itu masih belum membaik secara mental.

Xhaka juga mengungkapkan betapa kejamnya fans kepada dia dan keluarganya dengan memberi intimidasi maupun doa buruk.

"Orang-orang mengatakan hal-hal seperti, 'Kami akan mematahkan kakimu', 'Kami akan membunuh istrimu' dan 'Semoga putrimu terkena kanker'," tulisnya di akun Instagram @granitxhaka.

"Itu telah membuatku mencapai batas kesabaran ketika merasakan penolakan di stadion pada hari Minggu lalu," sambung dia.

"Dalam situasi ini, saya membiarkan diri untuk terbawa (emosi) dan bereaksi dengan cara yang tidak sopan kepada kelompok pendukung klub kami, tim kami, dan diri saya dengan energi positif," kata dia.

Baca juga: Arsenal Vs Crystal Palace, Xhaka Marah Dicemooh Pendukungnya Sendiri

"Itu bukan niat saya dan saya minta maaf untuk itu," tandas Xhaka.

Harapannya, kata mantan pemain Borussia Moenchengladbach, dia dan suporter Arsenal bisa kembali saling menghormati.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Message to the fans;

A post shared by Granit Xhaka (@granitxhaka) on Oct 31, 2019 at 12:20pm PDT

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X