Kompas.com - 31/10/2019, 17:40 WIB
Akibat kerusuhan yang dilakukan bonek karena kecewa dengan Persebaya Surabaya seusai melawan PSS Sleman dalam lanjutan liga 1 2019 Pekan 25 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUAkibat kerusuhan yang dilakukan bonek karena kecewa dengan Persebaya Surabaya seusai melawan PSS Sleman dalam lanjutan liga 1 2019 Pekan 25 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore.

Suporter yang semakin marah membakar papan-papan iklan dan spanduk di lapangan hingga asap pekat membubung tinggi dari dalam stadion.

Aparat keamanan tidak bisa berbuat banyak karena mereka kalah jumlah dari para suporter yang melakukan aksi perusakan.

Sebelum ricuh suporter di Gelora Bung Tomo, kerusuhan suporter juga terjadi di Stadion Mandala Krida dalam laga Liga 2, PSIM Yogyakara vs Persis Solo.

Selain itu, ada pula ricuh suporter usai pertandingan Perserang vs Cilegon United.

"Masalah awal ini komunikasi yang intens, bagaimana pun suporter itu bagian dari sepak bola," katanya.

Baca juga: Bonek Sebut Mourinho Lagi Menganggur sehingga Bisa Direkrut Persebaya

"Kalau mau dibilang customer, suporter harus dapat apa yang diinginkan. Kalau suporter tidak dapat barang yang diinginkan, ya protes. Itu bagian dinamika customer, tetapi caranya harus elegan," ujar Akmal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akmal menyebut suporter seharusnya menjadi teladan ketika federasi dan manajemen klub sepak bola Indonesia tidak bekerja sesuai harapan.

"Kita sebagai suporter seharusnya bisa memberikan contoh agar semua petinggi malu," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.