Claudio Marchisio dan Pesepak Bola yang Pernah Ditodong Perampok

Kompas.com - 30/10/2019, 20:40 WIB
Gelandang Juventus, Claudio Marchisio, kembali mengalami cedera serius. Ia pun terancam tak bisa membela Italia di ajang Piala Eropa 2016. MARCO BERTORELLO/AFPGelandang Juventus, Claudio Marchisio, kembali mengalami cedera serius. Ia pun terancam tak bisa membela Italia di ajang Piala Eropa 2016.

KOMPAS.com - Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, berhadapan dengan empat perampol yang masuk ke rumahnya pada Selasa (29/10/2019) malam waktu setempat.

Claudio Marchisio dan istrinya, Roberta, terpaksa menyerahkan barang berharga dan uang kepada empat orang tersebut.

Laporan dari La Stampa menyebutkan bahwa Marchisio ditodong di rumahnya di Vinovo, Turin, sekitar pukul 21.30 waktu setempat.

Empat pria tak dikenal mencegat Marchisio dan istrinya saat hendak pergi ke akademi Juventus.

Mereka ditodong oleh para perampok tersebut yang meminta keduanya kembali ke rumah dan menyerahkan barang berharga.

Baca juga: Leicester CIty Dijagokan untuk Kembali Jadi Juara Premier League

Marchisio kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi lokal setelah para perampok kabur menggunakan mobil.

Sebelum Claudio Marchisio mengalami nasib tersebut, jauh sebelumnya sudah ada pesepak bola dan atlet yang ditodong oleh kawanan bersenjata.

Berikut adalah beberapa kesempatan pesepak bola, dan juga seorang jagoan Formula 1, berhadapan dengan mereka yang hendak mengambil hartanya.

1. Mesut Oezil dan Sead Kolasinac berhadapan dengan sepasang penyerang yang mendatangi mereka menggunakan moped sembari membawa pisau.

Insiden di depan rumah Oezil tersebut berakhir setelah Kolasinac keluar dari mobil yang disetiri Oezil dan mengusir mereka.

2. Penyerang West Ham, Andy Carroll, tengah menyetir balik dari lapangan latihan tim bersama beberapa rekannya ketika ia dikejar oleh dua pengendara motor.

Mereka mengincar jam tangan Carroll yang bernilai 22.000 dollar AS. Salah satu perampok tersebut, seorang pria berusia 22 tahun, ditangkap dan dipenjara 6 tahun sehubungan dengan insiden ini.

3. Mantan bek timnas Afrika Selatan, Mark Fish, dibekap dan diikat ke kursi oleh beberapa orang yang berhasil masuk ke rumahnya di area sekitar London setelah ia tampil di acara populer MTV Cribs.

Mulut Fish disumpal kaos kaki dan kepalanya ditutup t-shirt.

Fish harus rela para perampok pergi dengan perhiasan senilai 200.000 pounds. Akan tetapi, ia beruntung karena istri dan kedua anaknya yang tidur di kamar sebelah tak terluka pada insiden tersebut.

Baca juga: Tiga Pemain Arsenal Jenguk Granit Xhaka Setelah Ia Dihujat Suporter

4. Istri Steven Gerrard, Alex, serta keduanya anaknya diancam oleh para perampok di rumah mereka di Formby, Merseyside, pada 2010.

Ia berhadapan dengan pria bertopeng tersebut yang meminta seluruh isi brankas dan perhiasan di rumah tersebut.

5. Eks striker Arsenal yang kini menjadi pandit, Ian Wright, harus pulang dari Brasil saat Piala Dunia 2014 bergulir setelah empat pria bersenjata masuk ke rumahnya di kawasan London dan menyandera istri serta kedua anaknya sebelum pergi dengan uang dan sejumlah barang pribadi Wright.

Dilaporkan bahwa para perampok tersebut bahkan sampai mengancam istri Wright, Nancy, dengan pisau ke lehernya sembari ada yang teriak "bunuh dia!".

Para perampok tersebut bisa masuk ke rumah Wright setelah istrinya membukakan pintu sekitar pukul 21.20 pada malam hari.

Baca juga: Granit Xhaka dan Sejarah Panjang Kapten Bermasalah Arsenal

6. Jenson Button bersama sang ayah, manajer, dan pelatih pribadinya tengah dalam perjalanan pulang dari Sirkuit Interlagos pada 2010 ketika mobil Mercedes B-Class mereka berhenti di sebuah lampu merah.

"Kami melihat ke kanan dan ada sekelompok pria berkumpul di pinggir jalan. Saya lalu melihat salah satu dari mereka memegang senjata di celananya."

"Seketika, supir kami menancap gas sembari menabrak enam mobil lain yang terdiam di lampu merah," ujarnya mengenang.

"Kami berhasil lolos tetapi menengok ke belakang, kami melihat ada dua orang membawa senjata salah satunya senapan mesin," lanjut Button.

"Situasi ini sangat menyeramkan, saya dengar ada beberapa teknisi Sauber yang ditodong dan harus menyerahkan segala barang milik mereka."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X