Juventus Vs Genoa, Keluhan Sarri soal Produktivitas Gol Timnya

Kompas.com - 30/10/2019, 20:20 WIB
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, saat mendampingi timnya pada laga International Champions Cup (ICC) 2019 melawan Atletico Madrid, di Swedia, 10 Agustus 2019. AFP/JONATHAN NACKSTRANDPelatih Juventus, Maurizio Sarri, saat mendampingi timnya pada laga International Champions Cup (ICC) 2019 melawan Atletico Madrid, di Swedia, 10 Agustus 2019.
|

KOMPAS.com - Maurizio Sarri mengeluhkan produktivitas timnya menjelang laga Juventus vs Genoa nanti malam.

Laga Juventus vs Genoa itu akan dihelat di Stadion Allianz, Rabu (30/10/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Juventus masih belum terkalahkan sepanjang kompetisi Serie A, kasta teratas Liga Italia, musim 2019-2020.

Baca juga: Pendapatan Setahun Ronaldo dari Instagram Lampaui Gajinya di Juventus

Mereka telah mengoleksi 23 poin dari sembilan laga, hanya terpaut dua poin dari Inter Milan yang menduduki puncak klasemen Liga Italia, tetapi masih memiliki tabungan satu laga lebih banyak.

Bukan itu saja, I Bianconeri, julukan Juventus, tampil sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Serie A musim ini, yakni baru delapan kali.

Namun, Juventus juga bukan tim yang "jago" soal membobol gawang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sembilan laga terakhir, Juventus "hanya" bisa mencetak 16 gol.

Baca juga: Bek Juventus Sebut 3 Tim Ini Punya Peluang Juara Liga Italia 2019-2020

Jika dibandingkan dengan tim papan atas lainnya macam Inter Milan (22 gol), Atalanta (28 gol), Napoli (18 gol), bisa dibilang produktivutas gol Juventus adalah yang terburuk.

"Kami memiliki rataan yang rendah dalam urusan tembakan. Tidak hanya yang berbuah gol, tetapi juga tembakan mengarah ke gawang," kata pelatih Juventus, Maurizio Sarri, seperti dikutip dari Football Italia, Rabu (30/10/2019).

Perkataan Sarri benar adanya. Berdasarkan statistik dari Whoscored, Juventus menorehkan rataan 18 tembakan tiap laga.

Hanya enam yang mengarah ke gawang dan kurang dari dua gol yang berhasil dicetak.

Baca juga: Inter Milan dan Juventus Berebut Tanda Tangan Pemain Barcelona

Untuk mengatasi seret gol ini, Sarri menyiapkan latihan dan menuntut pemainnya untuk lebih garang di depan gawang.

"Menurut saya, ini masalah mental. Saya sudah menjelaskan hal ini ke seluruh pemain," kata Sarri.

"Kami akan menyiapkan latihan untuk mengatasi masalah ini. Bukan hanya itu, pemain juga harus lebih baik di depan gawang," ujar mantan Manajer Chelsea itu.

Juventus beruntung. Pada saat butuh banyak gol untuk mengangkat mental, mereka hanya akan menghadapi Genoa, sang penghuni peringkat ke-17 klasemen.

Baca juga: Klasemen Liga Italia, Atalanta Dekati Juventus dan Inter Milan

Selain itu, Genoa tercatat sebagai tim dengan pertahanan terburuk di Serie A.

Dari sembilan laga, tim asuhan Thiago Motta itu sudah kebobolan hampir dua lusin gol, tepatnya 21.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cetak Rekor, Ronaldo Tak Lengah, Ingatkan Portugal Siap Beri Segalanya

Cetak Rekor, Ronaldo Tak Lengah, Ingatkan Portugal Siap Beri Segalanya

Internasional
Konsisten Raih Poin, Galang Hendra Kejar Target 10 Besar WorldSSP 2021

Konsisten Raih Poin, Galang Hendra Kejar Target 10 Besar WorldSSP 2021

Sports
Euro 2020 - Penantian Ribuan Hari Karim Benzema yang Belum Berujung

Euro 2020 - Penantian Ribuan Hari Karim Benzema yang Belum Berujung

Sports
Marc Marquez Pilih Pensiun jika Tak Kompetitif Lagi di MotoGP

Marc Marquez Pilih Pensiun jika Tak Kompetitif Lagi di MotoGP

Motogp
'Panaskan Mesin', Marcus/Kevin dkk Hadapi Laga Simulasi Olimpiade Tokyo

"Panaskan Mesin", Marcus/Kevin dkk Hadapi Laga Simulasi Olimpiade Tokyo

Badminton
Dokter Penyelamat Eriksen Ternyata Eks Pebulu Tangkis, Pernah Lawan Taufik Hidayat

Dokter Penyelamat Eriksen Ternyata Eks Pebulu Tangkis, Pernah Lawan Taufik Hidayat

Internasional
Lihat Siaran Ulang Laga Perancis Vs Jerman di Mola Melalui Kompas.com

Lihat Siaran Ulang Laga Perancis Vs Jerman di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Raphael Varane, Benteng Kokoh Perancis di Euro 2020

Profil Raphael Varane, Benteng Kokoh Perancis di Euro 2020

Sports
Hasil Euro 2020 - Perancis Menang, Deschamps Senang

Hasil Euro 2020 - Perancis Menang, Deschamps Senang

Internasional
Kisah Start Ronaldo di Euro 2020, dari Tolak Soda lalu Berujung Rekor

Kisah Start Ronaldo di Euro 2020, dari Tolak Soda lalu Berujung Rekor

Internasional
Komentar Paul Pogba Setelah Terpilih Jadi Man of the Match Perancis Vs Jerman

Komentar Paul Pogba Setelah Terpilih Jadi Man of the Match Perancis Vs Jerman

Internasional
Hasil Lengkap Euro 2020 - Portugal Menang, Perancis Buat Jerman Tumbang

Hasil Lengkap Euro 2020 - Portugal Menang, Perancis Buat Jerman Tumbang

Internasional
Klasemen Grup F Euro 2020, Portugal Kokoh di Puncak

Klasemen Grup F Euro 2020, Portugal Kokoh di Puncak

Internasional
Jessica Ramella Rebut Mahkota The Apprentice: ONE Championship Edition

Jessica Ramella Rebut Mahkota The Apprentice: ONE Championship Edition

Sports
Hasil Perancis Vs Jerman, Juara Dunia Mulai Euro 2020 dengan Sempurna

Hasil Perancis Vs Jerman, Juara Dunia Mulai Euro 2020 dengan Sempurna

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X