Kompas.com - 30/10/2019, 13:00 WIB
Penyerang LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic. AFP/KATAHRINAE LOTZE/GETTY IMAGESPenyerang LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic.

KOMPAS.com – Striker senior Swedia, Zlatan Ibrahimovic, dikabarkan akan segera kembali berkarier di Liga Spanyol.

Rumor tersebut berembus setelah Zlatan mengunggah video yang memperlihatkan dirinya sedang berada di Spanyol.

Dalam video yang diunggah pada Selasa (29/10/2019) itu, Zlatan mengucapkan kalimat sapaan dalam bahasa Spanyol. Dia mengatakan bahwa akan kembali.

"Halo Spanyol, cuma satu kalimat, saya akan kembali," kata Ibra lewat video yang diunggah ke media sosial.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic, Makin Tua Makin Diburu Klub Eropa...

Sontak unggahan tersebut membuat heboh warganet di sosial media lantaran berita soal transfer Zlatan Ibrahimovic kian memanas seiring situasinya di LA Galaxy.

Pemain berusia 38 tahun itu memang pernah berkarier di Spanyol. Namun, Zlatan seolah menjadi pemain buangan saat membela Barcelona di Liga Spanyol selama tiga musim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Zlatan masih membela klub Liga Amerika Serikat (MLS), LA Galaxy.

Kontrak striker berusia 38 tahun itu di LA Galaxy akan habis pada Desember 2019.

Beberapa klub Eropa pun mulai berusaha untuk menggaet mantan pemain Manchester United itu.

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Sulit Gabung Inter Milan karena Mino Raiola

Jika Zlatan kembali ke Spanyol, rumor soal rencana sang pemain untuk berlabuh ke Italia pun tertepis.

Sebelumnya, tiga klub Italia, yakni AC Milan, Inter Milan, dan Napoli, telah dikabarkan berminat mendatangkan Zlatan.

Zlatan Ibrahimovic sudah pernah menjajal ketatnya persaingan di Liga Spanyol dari tahun 2009 hingga 2011.

Menengok kisah lebih lanjut, Ibrahimovic ternyata punya pengalaman buruk ketika berkarier di Negeri Matador bersama FC Barcelona.

Ibrahimovic datang ke Catalunya pada 2009 setelah memberikan tiga scudetto bagi Inter Milan.

Baca juga: Presiden Napoli Ingin Ibrahimovic Gabung dengan Klubnya, tetapi...

Alih-alih menjadi sumber gol Blaugrana, ia justru dipaksa keluar dari posisi favoritnya. Dari biasa beroperasi sebagai striker sentral, Ibra digeser menjadi penyerang lubang.

Pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola, mengorbankan Ibrahimovic demi mengakomodasi hasrat Lionel Messi yang ingin menjadi penyerang tengah.

Karena kondisi yang kurang menyenangkan tersebut, produktivitas Zlatan pun berkurang.

"Saya mengawali perjalanan di Barcelona dengan baik. Namun, kemudian Messi mulai bicara. Dia ingin bermain di tengah, bukan penyerang sayap," kata Ibra dalam buku biografinya yang berjudul 'I Am Zlatan'.

"Formasi pun berubah dari 4-3-3 menjadi 4-5-1. Saya berkorban dan tidak memiliki kebebasan lagi di lapangan," ujar Ibra lagi.

Situasi buruk di Barcelona memaksa Ibrahimovic pergi ke AC Milan pada 2010. Pesepak bola jangkung berpostur 195 cm itu kemudian kembali mencicipi indahnya juara Liga Italia. (Ade Jayadireja)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X