Ronaldo Masih Garang di Usia "Senja" karena Manchester United

Kompas.com - 30/10/2019, 06:20 WIB
Cristiano Ronaldo memamerkan kostum berhiaskan angka 700 yang merefleksikan jumlah golnya sepanjang karier, jelang laga Juventus vs Bologna dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Allianz, 19 Oktober 2019. AFP/MARCO BERTORELLOCristiano Ronaldo memamerkan kostum berhiaskan angka 700 yang merefleksikan jumlah golnya sepanjang karier, jelang laga Juventus vs Bologna dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Allianz, 19 Oktober 2019.
|

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo mengungkap rahasia permainan apiknya hingga usia kepala tiga adalah Manchester United.

Kebanyakan pesepak bola, ketika menginjak usia 30 ke atas, mulai menunjukkan penurunan kemampuan, terutama stamina.

Namun, teori ini tidak berlaku bagi Ronaldo. Pada usianya yang ke 34 tahun, Ronaldo belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.

Baca juga: Ronaldo Akui Jadi Pesepak Bola Hebat berkat Adanya Messi

Kapten timnas Portugal itu masih produktif dan sanggup bersaing di kompetisi level tertinggi.

Sebelum berseragam Juventus, Ronaldo lebih dahulu bersinar bersama raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid.

Bersama klub ibu kota itu, Ronaldo mencetak 450 gol dari 438 pertandingan.

Baca juga: Ronaldo Lebih Termotivasi Main di Liga Champions dan Laga Internasional

Namun, karier di Real Madrid hanya merupakan "bentuk jadi" Ronaldo dari klub sebelumnya.

Ya, sebelum menjadi pujaan publik Santiago Bernabeu, Ronaldo terlebih dahulu "sekolah" di Manchester United sejak 2003-2009.

Bersama klub Inggris itu, nama Ronaldo mulai dikenal publik.

Ronaldo pun mengakui bahwa performanya berkembang pesat berkat sentuhan dingin manajer legendaris Man United, Sir Alex Ferguson.

Baca juga: Lionel Messi: Ronaldo adalah Striker Terbaik yang Pernah Saya Lihat

"Ia (Ferguson) meminta saya bermain memakai otak," kata Ronaldo kepada France Football, seperti dikutip dari Goal, Selasa (29/10/2019).

"Ferguson banyak mengajari saya dan saya menyadari bahwa saya memiliki kemampuan untuk mencetak gol, tidak hanya menggiring bola dan mengumpan. Saya mulai berubah menjadi pemain yang lengkap dan tanpa kelemahan," ujar Ronaldo.

Selain itu, Ronaldo juga banyak belajar dari sejumlah legenda Man United.

Hal ini yang membuat Ronaldo masih bisa bermain baik di atas usia 30 tahun.

Baca juga: Ronaldo: Rivalitas Saya dengan Messi Berefek Positif

"Saya mencoba meniru apa yang dilakukan Ryan Giggs, Paul Scholes, Ruud van Nistelrooy, Rio Ferdinand. Jika saya tidak belajar dari mereka, saya orang yang bodoh," kata peraih lima trofi Ballon d'Or itu.

"Tujuan saya tidak hanya meniru, tetapi juga mengambil inti dari permainan mereka dan menjadikan itu bagian dari diri Anda. Itulah yang saya lakukan di Manchester United," tutur Ronaldo.

Ronaldo kini telah mengoleksi lebih dari 700 gol sepanjang karier profesionalnya bersama klub dan timnas Portugal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber GOAL
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X