Persebaya Vs PSS, Kericuhan Terjadi Usai Laga

Kompas.com - 29/10/2019, 18:42 WIB
Kerusuhan arena kecewa dengan Tim Persebaya Surabaya seusai melawan PSS Sleman dalam lanjutan liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUKerusuhan arena kecewa dengan Tim Persebaya Surabaya seusai melawan PSS Sleman dalam lanjutan liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Laga pekan ke-25 Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman berakhir ricuh.

Pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo tersebut, suporter masuk lapangan dan merusak fasilitas stadion begitu laga usai.

Persebaya kalah dengan skor 2-3 dari PSS pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/10/2019) sore WIB.

Dua gol Persebaya dicetak David Da Silva dan Diogo Campos, sedangkan gol PSS dicetak Jepri Kurniawan, Haris Tuharea dan Yevhen Bokhasvili.

Baca juga: Protes Bonek Saat Persebaya Vs PSS, Kosongkan Tribune hingga Diam

Suporter Persebaya tidak puas dengan hasil tersebut.

Ketika wasit Toriq Al Khatiri meniup peluit berakhirnya laga, para suporter mulai turun ke area lapangan. Bukan hanya satu atau dua, jumlahnya cukup banyak.

Para suporter nampak menghampiri pemain Persebaya seperti Ruben Sanadi dan Hansamu Yama.

Namun, tidak beberapa lama, para pemain Persebaya dan PSS segera diamankan. Mereka dibawa masuk ke ruang ganti.

Karena kecewa dengan Persebaya Surabaya, suporter turun menghampiri Pemain seusai pertandingan melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore. Karena kecewa dengan Persebaya Surabaya, suporter turun menghampiri Pemain seusai pertandingan melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019) sore.

Kericuhan terjadi bukan hanya di atas lapangan. Di tribune, terjadi pelemparan botol, penyalaan flare dan smoke bomb.

Kondisi ini sebenarnya sudah nampak pada akhir babak kedua. Bahkan, suporter di tribune utara memilih keluar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X