Kompas.com - 29/10/2019, 11:40 WIB
CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta saat menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, Senin (28/10/2019) KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDCEO Dorna, Carmelo Ezpeleta saat menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, Senin (28/10/2019)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - CEO Dorna Sports SL Carmelo Ezpeleta berencana membina 50 orang pebalap asal Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Carmelo Ezpeleta di sela meninjau progres pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika di Lombok Tengah, Senin (28/10/2019).

“Ada 50 pebalap baru, talenta yang akan dibina oleh Dorna, mulai dari yang kelas paling kecil sampai sampai kelas MotoGP,” ungkap Carmelo saat ditemui media, Senin kemarin.

Program ini diharapkan mampu mencetak pebalap-pebalap berprestasi dari Indonesia.

“Maka dengan ajang itu mereka bisa berprestasi, dalam ajang MotoGP,” kata Carmelo lagi.

Carmelo menyebutkan, Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit jalanan pertama yang dipakai di ajang MotoGP.

Dia mengharapkan keramahan para penduduk Indoesia semakin menambah kesan para pengunjung yang akan menonton balapan MotoGP di Mandalika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: CEO Dorna Sports Yakin MotoGP Mandalika 2021 Bakal Ramai Penonton

“Berharap ini yang menjadi line mark yang pertama, dan sangat indah sekali di Lombok. Penduduk Indonesia sanagat ramah, dan salah satu negara yang banyak penggemar MotoGP,” kata Carmelo.

Diberitakan sebelumnya, Carmelo Ezpeleta menyambangi progres pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika.

Dalam kesempatan itu, pihak Dorna menyebutkan sangat yakin proyek MotoGP bisa dilaksanakan di Mandalika.

"Dia bilang sangat happy, sangat yakin proyek ini bisa diselenggarakan," tutur Direktur Utama Indonesia Development Corporition Indonesia (ITDC) Abdulbar M. Mansoer.

Baca juga: Juara MotoGP Australia 2019, Marquez Lewati Rekor Legenda MotoGP

Abdulbar M. Mansoer sangat optimistis MotoGP dapat diselenggarakan di Mandalika, mengingat ini merupakan proyek Indonesia.

"Proyek ini tidak sendiri, ini proyek Indonesia," ujar Abdulbar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Liga Inggris
Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Sports
Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Liga Indonesia
Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Badminton
Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
Permutasi Grup B Liga Champions: AC Milan, Porto, dan Atletico Berebut Tiket Terakhir

Permutasi Grup B Liga Champions: AC Milan, Porto, dan Atletico Berebut Tiket Terakhir

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.