Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019, 48 Peserta Lolos ke Babak Akhir Tahap Turnamen

Kompas.com - 28/10/2019, 19:17 WIB
Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 digelar di Solo Raya, Jawa Tengah pada tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2019 di GOR RM Said, Karanganyar. Dok. PB DjarumAudisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 digelar di Solo Raya, Jawa Tengah pada tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2019 di GOR RM Said, Karanganyar.
|

KOMPAS.COM - Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 yang digelar di GOR RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah, memasuki hari kedua pada Senin (28/10/2019).

Ratusan putra dan putri belia yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), melanjutkan perjuangan di tahap turnamen.

Pada tahap turnamen, para peserta bertanding sesuai kategori umur dengan sistem full games (poin 21 atau sampai dengan selesai). Sebanyak 48 peserta berhasil lolos tahap turnamen di hari kedua Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya. 

Rinciannya, sebanyak 16 peserta di kelompok U-11 Putra, 8 peserta (U-11 Putri), 16 peserta (U-13 Putra), dan 8 peserta (U-13 Putri).

Mereka akan kembali bertanding sebanyak dua kali di hari ketiga, Selasa (29/10/2019). Mereka akan memperebutkan Super Tiket menuju tahap final audisi di Kudus pada 20-22 November 2019.

Baca juga: Dari Merauke, Chelsea Ingin Wujudkan Impian Menjadi Liliyana Natsir

Legenda bulu tangkis Indonesia Liliyana Natsir berbicara dalam acara Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Solo Raya yang berlangsung di GOR RM Said Karanganyar pada Senin (28/10/2019).Dok. PB Djarum Legenda bulu tangkis Indonesia Liliyana Natsir berbicara dalam acara Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Solo Raya yang berlangsung di GOR RM Said Karanganyar pada Senin (28/10/2019).

Pada sesi acara bincang-bincang yang digelar di GOR RM Said, Karanganyar, Minggu (27/10/2019) petang, legenda bulu tangkis Indonesia Liliyana Natsir sempat berbagi cerita seputar pengalamannya saat kali pertama hijrah ke Jakarta, guna meraih prestasi melalui bulutangkis. 

"Buat adik-adik, saya, Kak Kevin, Kak Tontowi, atau senior-senior yang lain, kita bisa sampai di titik seperti sekarang ini karena pasti sebelumnya pernah merasakan gagal dan kalah. Itu semua sudah kita alami. Menang atau kalah itu biasa, yang penting kita jangan putus asa. Kalau gagal, berarti latihan kurang keras, kurang disiplin, atau kondisi kurang bisa dijaga. Tolong diikuti semua program pelatih," papar peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini.

"Jika belum lolos, kecewa boleh tapi jangan berlarut-larut. Harus dan wajib latihan lagi. Dan siapa tahu, kelak, adik-adik dari Solo Raya ini bisa meneruskan prestasi kakak-kakaknya," tutur legenda yang akrab disapa Butet tersebut. 

Liliyana merupakan salah satu anggota Tim Pencari Bakat dari PB Djarum dalam ajang audisi ini. 

Selain Liliyana, tim ini beranggotakan Fung Permadi, Denny Kantono, Fran Kurniawan, Sigit Budiarto, Lilyana Natsir, Ellen Angelina, Basri Yusuf, Komala Dewi, Bandar Sigit, Imam Tohari, Reni Ardhianingrum, dan Engga Setiawan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X