Dari Merauke, Chelsea Ingin Wujudkan Impian Menjadi Liliyana Natsir

Kompas.com - 28/10/2019, 13:44 WIB
Peserta asal Merauke, Chelsea Marvelyn Istanto, mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya. KOMPAS.COM/FERRIL DENNYSPeserta asal Merauke, Chelsea Marvelyn Istanto, mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya.
|


KOMPAS.COM - Ada sebuah cerita menarik di balik penyelenggaraan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di Solo Raya.

Audisi ini diselenggarakan di GOR RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah, mulai Minggu (27/9/2019) hingga Selasa (29/10/2019).

Peserta yang mengikuti audisi ini tidak hanya berasal dari Solo saja. Ada juga peserta dari Sumatera dan Kalimantan.

Lebih dari itu, ada seorang peserta dari Papua. Chelsea Marvelyn Istanto menjadi peserta terjauh. Atlet muda berbakat ini kelahiran 10 Mei 2007 ini berasal dari Merauke.

Audisi di Solo Raya ini menjadi usahanya keempat untuk bergabung dengan klub PB Djarum.

Kali pertama, Chelsea mengikuti audisi pada 2018.

"Saat itu, saya ikut di Manado. Saya lolos ke babak semifinal," kata Chelsea kepada wartawan, Senin (28/10/2019).

Baca juga: Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019, 289 Lolos Tahap Screening

Chelsea pun kemudian mencoba peruntungannya tahun ini.

Namun, siswi kelas 1 SMP John 3 Merauke ini belum bisa meraih super tiket meskipun telah mengikuti audisi di Purwokerto, Surabaya, dan Solo.

"Saya tadi kalah di babak kedua," tuturnya.

Chelsea belum mau menyerah. Dia bertekad meraih super tim pada audisi yang digelar di Kudus pada 17-19 November.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X