Kompas.com - 27/10/2019, 16:40 WIB

KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui tidak mengetahui bahwa rivalnya, Maverick Vinales, terjatuh pada lap terakhir balapan MotoGP Australia 2019.

Marquez berhasil merebut podium juara MotoGP Australia 2019 setelah menyalip Vinales pada lap terakhir balapan yang digelar di Sirkuit Phillip Island, Minggu (27/10/2019).

Pada akhir balapan, Vinales mencoba merebut kembali posisi terdepan dari Marquez. Namun, pebalap Yahama itu justru terjatuh sehingga gagal finis di MotoGP Australia 2019.

Marc Marquez pun mengakui bahwa dirinya tidak tahu Maverick Vinales terjatuh dan gagal melanjutkan balapan saat memasuki putaran terakhir.

"Saya tidak tahu jika dia (Vinales) mengalami crash. Saya mempunyai dua kesempatan untuk menyalipnya sebelum melintasi garis finis," kata Marc Marquez, dilansir BolaSport.com dari laman resmi MotoGP.

Baca juga: Hasil MotoGP Australia 2019, Vinales Jatuh, Marc Marquez Juara

Rider berjulukan The Baby Alien itu mengaku bahwa dia mempunyai modal cukup baik dengan sistem pengereman yang menjadi senjatanya untuk mengambil alih posisi Maverick Vinales.

"Di tikungan 10, saya sudah berduel dengan Vinales dua kali, saya hanya ingin meraih kemenangan, dan saya mempunyai pengereman yang cukup baik," ucap pembalap berusia 26 tahun itu.

Lebih jauh lagi, Marc Marquez membeberkan strategi untul menyalip Vinales pada lap terakhir.

Marquez memang berencana mengambil alih posisi terdepan dari Vinales saat melintasi trek lurus.

Namun, hujan yang sempat mengguyur pada tiga putaran terakhir MotoGP Australia 2019 juga sempat membuatnya merasa kebingunngan.

Baca juga: Klasemen MotoGP 2019, Andrea Dovizioso Resmi Raih Posisi Runner-Up

Halaman:
Sumber BolaSport


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arema FC Fokus ke Korban, Percaya Penuh pada Proses Investigasi

Arema FC Fokus ke Korban, Percaya Penuh pada Proses Investigasi

Liga Indonesia
Guardiola Bantah Haaland Punya Klausul Khusus Real Madrid

Guardiola Bantah Haaland Punya Klausul Khusus Real Madrid

Liga Inggris
Kerugian dalam Kegagalan Servis Bola Voli

Kerugian dalam Kegagalan Servis Bola Voli

Sports
Tindak Lanjuti Arahan Jokowi, PSSI Akan Evaluasi Total Sistem Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Tindak Lanjuti Arahan Jokowi, PSSI Akan Evaluasi Total Sistem Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Liga Indonesia
Arkhan Kaka di Kualifikasi Piala Asia U17: Top Skor dan Selebrasi ala Bepe

Arkhan Kaka di Kualifikasi Piala Asia U17: Top Skor dan Selebrasi ala Bepe

Liga Indonesia
Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Liga Indonesia
Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Sports
PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

Liga Champions
Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Champions
Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Liga Lain
BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

Liga Indonesia
Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Sports
45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

Internasional
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.