PB Djarum Berharap Temukan Atlet Muda Berkualitas Super di Solo Raya

Kompas.com - 27/10/2019, 12:14 WIB
Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 digelar di Solo Raya, Jawa Tengah pada tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2019 di GOR RM Said, Karanganyar. Dok. PB DjarumAudisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 digelar di Solo Raya, Jawa Tengah pada tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2019 di GOR RM Said, Karanganyar.
|

KOMPAS.COM - PB Djarum terus berupaya menemukan bibit pebulu tangkis yang akan menjadi kebanggaan Tanah Air di masa mendatang dalam rangkaian Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 terus bergulir.

Setelah sukses diselenggarakan di Bandung, Purwokerto, dan Surabaya, proses seleksi akan digelar di Solo Raya, Jawa Tengah, GOR RM Said, Karanganyar, digelar pada hari ini Sabtu (27/10/2019) hingga Senin (29/10/2019).

Pada tahun ini, pencarian atlet belia difokuskan pada dua kelompok usia yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), baik putra dan putri.

Dengan begitu, PB Djarum berharap bisa secara maksimal mengasah bakat dan mental para atlet sejak dini.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengungkapkan alasan pihaknya kembali menggelar Audisi Umum Beasiswa Bulu tangkis di Solo Raya. 

Dia menilai Solo memiliki animo yang cukup tinggi mengingat Solo Raya meliputi Kota Praja Surakarta, Kab. Karanganyar, Kab. Sragen, Kab. Wonogiri, Kab. Sukoharjo, Kab. Klaten, dan Kab. Boyolali.

Baca juga: 48 Peserta Siap Perebutkan Super Tiket Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis

Bibit berkualitas di Solo Raya bisa dilihat pada Audisi Umum tahun lalu. Saat itu, Solo Raya mendominasi jumlah peserta yang meraih Super Tiket yang melaju ke babak Final Audisi di Kudus. Solo Raya menyumbangkan 48 peserta dari total 219 pebulu tangkis penjaringan delapan kota di tahun 2018.

“Berkaca dengan raihan Super Tiket tahun lalu di Solo Raya, hal itu menunjukkan bahwa wilayah ini menyimpan banyak sekali bibit-bibit pebulutangkis berkualitas super yang berpotensi menjadi pahlawan Indonesia di dunia bulutangkis di masa mendatang. Untuk itu, kami kembali menggelar Audisi Umum di Solo Raya,” ujar Yoppy.

Lebih lanjut, Yoppy mengatakan bahwa bibit-bibit pebulu tangkis berkualitas di Solo Raya sudah mulai menunjukkan tajinya di kancah internasional. Salah satunya ialah RIbka Sugiarto yang sukses menjadi kampiun di ajang Asia Junior Championships 2018.

Lalu, ada pula nama Leo Rolly Carnando asal Klaten yang baru saja memboyong medali emas di sektor ganda putra dalam ajang World Junior Championships 2019.

“Melalui Audisi Umum di Solo Raya ini kami berharap bisa menemukan lebih banyak lagi bakat-bakat istimewa seperti Leo dan Ribka yang akan diasah kemampuan dan mentalnya di PB Djarum sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di masa depan,” Yoppy menguraikan.

Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan proses penjaringan akan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat yang berisikan legenda bulu tangkis Indonesia dan juga pelatih PB Djarum.

Skuad ini akan dikomandoi langsung oleh Fung, dengan anggota tim Denny Kantono, Fran Kurniawan, Sigit Budiarto, Liliyana Natsir, Ellen Angelina, Fung Permadi, Basri Yusuf, Komala Dewi, Bandar Sigit, Imam Tohari, Reni, dan Engga Setiawan.

“Tim Pencari Bakat akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menemukan bibit berkualitas pada Audisi Umum yang digelar selama tiga hari di Karanganyar ini. Mereka akan terjun langsung memantau bakat istimewa para peserta baik dari segi teknik, skill hingga postur tubuh. Tapi, bila ada pemain yang memiliki bakat istimewa lainnya, kami juga membuka pintu untuk bergabung dan berlatih sebagai atlet PB Djarum,” kata Fung.

Selain menilai bakat para pebulu tangkis muda, Fung menyakini kehadiran Tim Pencari Bakat akan memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik saat menjalani Audisi Umum.

"Kehadiran para legenda bulutangkis di Audisi Umum, akan memberikan pengalaman dan motivasi yang tak ternilai bagi anak-anak yang mencintai bulutangkis," imbuh Fung.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari pertama Audisi Umum akan dimulai dengan Tahap Screening. Setiap peserta akan dinilai kemampuan, bakat dan tekniknya di atas lapangan oleh Tim Pencari Bakat.

Setelah lolos Tahap Screening, para peserta kemudian masuk di fase turnamen dengan sistem gugur guna memperebutkan Super Tiket untuk berlaga di babak Final Audisi Umum yang akan diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah pada 20-22 November 2019 mendatang.

Audisi Umum Beasiswa Bulu tangkis 2019 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U-11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X