Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Bagaimana Peran Pemerintah?

Kompas.com - 25/10/2019, 05:45 WIB
Logo Piala Dunia U-20 2021 Dok. PSSILogo Piala Dunia U-20 2021
|

KOMPAS.com - Pemerintah turut andil dalam terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Usaha Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 membuahkan hasil.

Pada Kamis, (24/10/2019) Federasi Sepak Bola Seluruh Dunia (FIFA) secara resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dalam acara general meeting di Shanghai, China.

Baca juga: Selain Piala Dunia U-20, Ini 3 Event Dunia yang Dihelat di Indonesia

"Piala Dunia U-20 2021 akan dimainkan di Indonesia, selamat bagi Indonesia," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino.

Indonesia sukses menyisihkan Brasil dan Peru yang juga mengajukan diri sebagai tuan rumah di kejuaraan dunia tingkat umur tersebut.

Keberhasilan ini tentu bak angin segar di tengah menurunnya kondisi persepakbolaan Tanah Air, sekaligus menambah catatan prestasi baru bagi PSSI.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Siapkan Infrastruktur Piala Dunia U-20 dalam Waktu Enam Bulan

Di tengah keberhasilan PSSI menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, tidak sedikit publik yang mempertanyakan bagaimana peran pemerintah dalam hal ini.

Pertanyaan itu langsung dijawab oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, dalam sebuah jumpa pers di Media Center Kemenpora, Kamis (24/10/2019) malam WIB.

"Perlu saya sampaikan bahwa ini berawal dari surat dari Menpora (saat itu masih dijabat Imam Nahrawi) tertanggal 19 Juli 2019 untuk Presiden (Joko Widodo) yang isinya bahwa Indonesia ingin mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021," ujar beliau.

Baca juga: Negara-negara AFF Akan Bantu Indonesia saat Piala Dunia U-20 2021

"Kemudian, Presiden meresponnya dengan mengirimkan surat kepada FIFA pada bulan Agustus. Dilampirkan dengan surat jaminan dari empat menteri, yakni Menteri Keuangan, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Komunikasi dan Informasi, serta Kapolri," kata Zainudin.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X