Ricuh di SUGBK Tak Halangi Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Kompas.com - 24/10/2019, 16:17 WIB
Suporter tim nasional Malaysia dilempari cerawat oleh pendukung tuan rumah Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). KOMPAS.COM/JALU WISNU WIRAJATISuporter tim nasional Malaysia dilempari cerawat oleh pendukung tuan rumah Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada salah satu kekhawatiran dari PSSI sebelum Indonesia akhirnya ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021.

Anggota Exco PSSI, Refrizal menyebut bahwa pihaknya sempat mengkhawatirkan Indonesia dicoret dari pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pasca-kericuhan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 September 2019 lalu.

Ketika itu, berlangsung pertandingan pertama kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G antara timnas Indonesia vs Malaysia.

"Kami sempat khawatir karena kemarin sempat ricuh kan di Senayan (GBK). Kami khawatir yang kemarin kami dicoret," kata Refrizal, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Menurut Refrizal, Indonesia akhirnya terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 berkat lobi yang dilakukan PSSI, termasuk lobi ke negara-negara Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Baca juga: Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Calon Stadion yang Dipakai

Dalam pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, Indonesia harus bersaing dengan dua negara Amerika Selatan, yakni Brasil dan Peru.

"Yang agak berat bukan Brasil, karena Brasil sudah sering menggelar Piala Dunia (event FIFA), tapi Peru," ujar Refrizal.

"Tapi kalau lawan Peru, kami yang lebih unggul. Alhamdulillah, kami yang terpilih," ujar Refrizal.

Pasca-ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, Refrizal menyatakan PSSI akan langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama dengan pemerintah daerah pemilik stadion yang akan menjadi venue pertandingan.

"Stadion yang belum standar akan dibuat standar FIFA. Seperti di Gelora Bung Tomo Surabaya, tempat duduknya belum standar. Pemkot Surabaya sudah berjanji akan merenovasi," kata dia.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X