Juventus Siap Akan Cuci Gudang pada Bursa Transfer Musim Dingin

Kompas.com - 23/10/2019, 14:22 WIB
Maurizio Sarri untuk kali pertama mengunjungi tempat latihan Juventus. Pelatih asal Italia tersebut disambut oleh Direktur Olahraga, Fabio Paratici, dan Wakil Presiden, Pavel Nedved. Juventus FCMaurizio Sarri untuk kali pertama mengunjungi tempat latihan Juventus. Pelatih asal Italia tersebut disambut oleh Direktur Olahraga, Fabio Paratici, dan Wakil Presiden, Pavel Nedved.

KOMPAS.comJuventus akan cuci gudang pada bursa transfer musim dingin. Klub berjulukan Bianconeri ini bakal melepas beberapa pemain pada Januari 2020.

Juventus memiliki keinginan untuk memperkuat skuatnya pada Januari 2020, saat jendela transfer musim dingin dibuka.

Si Nyonya Tua sudah merencanakan manuver transfer demi mendatangkan pemain kelas atas.

Namun, demi merealisasikan hal tersebut, Juventus harus lebih dulu menjual beberapa pemain. Dengan demikian, ada tempat kosong untuk pemain baru.

Baca juga: Juventus Vs Lokomotiv, Sabar Jadi Kunci Kemenangan Si Nyonya Tua

Para pemain yang bakal dilepas sudah disiapkan oleh pelatih Maurizio Sarri. Dia memberikan indikasi itu dengan tidak memasukkan calon pemain tersebut ke dalam daftar susunan pemain inti.

Nah, penjualan para pemain tersebut membuat Juventus memperoleh sejumlah dana segar guna mendatangkan pemain baru.

Dilansir BolaSport dari Calciomercato, Rabu(23/10/2019), nama pertama yang bakal menjadi korban dari program cuci gudang Juventus adalah Mario Mandzukic.

Mantan pemain Bayern Muenchen ini santer dikabarkan bakal meninggalkan Juventus pada musim panas 2019, meski pada akhirnya sang pemain memilih bertahan.

Baca juga: 4 Fakta Menarik yang Tercipta pada Laga Juventus Vs Lokomotiv

Karier striker asal Kroasia tersebut di Turin telah mendekati akhir. Sebab, Mandzukic tak kunjung masuk skuad Juventus di Liga Italia musim 2019-2020.

Nama Mandzukic pun telah dicoret dari daftar pemain Juventus yang berlaga di pentas Liga Champions musim ini.

Si Nyonya Tua mengungkapkan bahwa mereka bersedia menjual striker 33 tahun tersebut pada kisaran harga 10 juta euro (sekitar Rp 156 miliar) dan Manchester United disebut-sebut meminatinya.

Nama berikutnya yang masuk dalam daftar jual adalah Emre Can. Mantan pemain Liverpool ini disebut-sebut kecewa dengan keputusannya bergabung ke Juventus pada 2018.

Gelandang asal Jerman tersebut juga turut dicoret dari daftar pemain yang berlaga di Liga Champions. Sedangkan di ajang Serie A musim ini, dia baru bermain sebanyak 3 laga.

Emre Can juga lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai pemain cadangan. Dia kalah bersaing dengan para gelandang seperti Miralem Pjanic dan Aaron Ramsey.

Dua nama berikutnya yang dapat masuk dalam daftar jual Si Nyonya Tua adalah Mattia Perin dan Marko Pjaca.

Baca juga: Juventus Vs Lokomotiv, Dwigol Paulo Dybala Menangkan Bianconeri

Dua pemain tersebut juga tidak didaftarkan Maurizio Sarri sebagai pemain dalam Liga Champions 2019-2020.

Perin diboyong Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. Dia disiapkan untuk bersaing dengan Wojciech Szczesny dalam merebut status kiper utama Juventus.

Namun, eks penjaga gawang Genoa tersebut hanya menjadi kiper kedua dan cuma tampil dalam sembilan pertandingan musim 2018-2019.

Nasibnya semakin tidak menentu setelah Gianluigi Buffon kembali ke Juventus pada musim panas 2019 dan membuat Perin berstatus sebagai kiper ketiga.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Pasang Badan Atas Kritikan pada Dybala dan Higuain

Sementara itu, Pjaca yang digaet Juventus dari Dinamo Zagreb pada musim panas 2016, tampak kesulitan untuk menembus skuad utama Si Nyonya Tua.

Winger asal Kroasia itu bahkan sempat dipinjamkan ke Schalke 04 dan Fiorentina.

Pemain 24 tahun tersebut tercatat hanya bermain sebanyak 20 laga di semua ajang semenjak membela Juventus pada 2016. (Bonifasius Anggit Putra Pratama)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X