Berita MotoGP, Jorge Lorenzo Tetap di Honda Musim Depan

Kompas.com - 21/10/2019, 19:00 WIB
Jorge Lorenzo Repsol Honda saat sesi tes pramusim di Qatar, Februari 2019. Motorsport.comJorge Lorenzo Repsol Honda saat sesi tes pramusim di Qatar, Februari 2019.

KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, telah mendapatkan dukungan dari bos Honda Racing Corporation (HRC), Yoshihige Nomura, untuk bertahan di skuadnya pada MotoGP musim depan.

Performa Lorenzo memang tak kunjung membaik pada MotoGP 2019.

Terakhir, pada ajang MotoGP Jepang 2019 yang berlangsung di Twin Ring Motegi, Minggu (20/10/2019), pebalap asal Spanyol itu hanya mamu finis di urutan ke-17.

Padahal, rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez, tampil sebagai pemenang balapan.

Dengan demikian, untuk kali ketiga secara beruntun, Lorenzo gagal meraih poin.

Baca juga: MotoGP Jepang, Terjatuh di Motegi, Valentino Rossi Kembali ke Masa Kegelapan

Sebelumnya, ia juga tak mampu mendapatkan poin pada ajang MotoGP Aragon (22/9/2019) dan MotoGP Thailand (6/10/2019).

Hasil tersebut jelas memengaruhi posisi Lorenzo di klasemen MotoGP 2019.

Saat ini, Lorenzo hanya bisa menempati peringkat ke-19 dengan koleksi 23 poin dari 16 seri yang sudah digelar.

Kendati demikian, Yoshihige Nomura menegaskan bahwa dia akan tetap mempertahankan Jorge Lorenzo sebagai pebalap Repsol Honda untuk musim depan.

"Dari sisi Honda, kami sangat ingin Lorenzo bertahan bersama kami," tuturnya, dilansir BolaSport dari Marca.

"Tujuan kami adalah memberi dia motor yang bagus. Hal itu sudah menjadi tugas kami, sehingga kami akan mengusahakannya," kata Nomura lagi.

Jorge Lorenzo memang berulang kali mengeluhkan performa motor RC213V yang ia tunggangi pada musim ini.

Sekalipun sangat bertenaga, motor tersebut juga sulit untuk dikendalikan.

Baca juga: Klasemen MotoGP, Honda Resmi Jadi Juara Konstruktor Edisi 2019

Menurut Lorenzo, motor itu lebih menuntut ketahanan fisik dibanding motor-motor produksi pabrikan lain.

Akibatnya, Lorenzo yang sempat mengalami cedera pada musim ini dan kesulitan meraih hasil optimal.

Berkaca pada itu, Yoshihige Nomura tak mau semata-mata menyalahkan Jorge Lorenzo.

Dengan besar hati, petinggi Honda itu justru mengakui bahwa turunnya penampilan Lorenzo adalah akibat dari kesalahan Honda.

"Hasil tidak pernah berbohong. Kami hanya belum mampu memberinya motor yang bagus. Itu saja," tutur dia.

Sementara itu, MotoGP 2019 tinggal menyisakan tiga seri.

Artinya, hanya ada tambahan maksimal 75 poin bagi seorang rider.

Andai Jorge Lorenzo mampu memenangi semua balapan tersisa, dia hanya akan bisa mengumpulkan 98 poin pada akhir musim ini.

Hal tersebut bakal menjadi yang kali pertama Lorenzo tidak mampu meraup 100 poin dalam satu musim. (Agustinus Rosario)



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X