Doni Tata Bersaing Ketat di Trial Game Asphalt 2019

Kompas.com - 19/10/2019, 10:40 WIB
Doni Tata salah satu peserta Trial Game Asphalt 2019 Seri 4 berlansgung di Sirkuit Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat- Sabtu (18-19/10/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUDoni Tata salah satu peserta Trial Game Asphalt 2019 Seri 4 berlansgung di Sirkuit Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat- Sabtu (18-19/10/2019) malam.

MALANG, KOMPAS.com - Pebalab Doni Tata Pradita mendapat persaingan yang sangat ketat pada Trial Game Asphalt 2019. Bahkan, pria asal Sleman tersebut terancam kehilangan gelar juara yang diraihnya dalam dua tahun beruntun pada 2017 dan 2018.

Hingga jelang digelarnya putaran ke-4 Trial Game Asphalt 2019 di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (19/10/2019), Doni Tata masih berada di posisi ketiga untuk kelas FFA 250 cc. Doni Tata baru mendapatkan 129 poin.

Raihan poin Doni Tata masih di bawah Tommy Salim di posisi kedua dengan 134 poin. Sementara Farudilla Adam menjadi pemuncak klasemen kelas paling bergengsi ini dengan meraih 137 poin.

"Memang kita selaku panitia untuk konsen di kelas FFA 250 karena poin yang mereka peroleh dari masing-masing putaran itu cukup ketat," kata Jim Sudaryanto selaku pimpinan lomba.

Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Liga 1 Hari Ini, Tira Persikabo Vs Bhayangkara FC

Dari jarak poin, baik Doni Tata, Tommy Salim, dan Farudilla Adam masih punya peluang menjadi juara. Balapan seri ke-4 bakal berjalan seru dan ketat.

Karena itu, Jim mewanti-wanti agar balapan tetap berada di jalur sportivitas.

"Dari segi sirkuit juga kita prepare sebaik mungkin untuk lebih safety karena mereka memang benar-benar fight di putaran ke-4 dan 5 untuk menjadi juara umum di Trial Game Asphalt 2019," katanya.

Jim menambahkan, tata letak sirkut Stadion Kanjuruhan akan didesain dengan model yang berbeda dibanding tahun 2018 lalu.

Hal ini sengaja dilakukan agar menjadi daya tarik bagi penonton dan menantang bagi pebalab untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

"Kali ini kita setting track-track yang cukup street panjang. Speed-nya juga cukup tinggi kemudian putaran-putarannya kita lebih lebar dan lebih besar, pembalap lebih leluasa memacu kendaraannya," ucap Jim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X