Man United Vs Liverpool, Momen Setan Merah Bangkit dari Keterpurukan

Kompas.com - 18/10/2019, 20:40 WIB
Eric Bailly memberi kawalan ketat kepada Mohamed Salah pada pertandingan Manchester United vs Liverpool di Stadion Old Trafford, Sabtu (10/3/2018). AFP/OLI SCARFFEric Bailly memberi kawalan ketat kepada Mohamed Salah pada pertandingan Manchester United vs Liverpool di Stadion Old Trafford, Sabtu (10/3/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Duel antara Manchester United vs Liverpool dinilai bisa menjadi momentum Setan Merah, julukan Man United, bangkit dari keterpurukan.

Pertandingan antara Man United vs Liverpool pada pekan kesembilan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, akan berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10/2019) malam WIB.

Man United dan Liverpool adalah dua tim tersukses peraih gelar terbanyak Premier League, masing-masing 20 gelar untuk Man United dan 18 untuk Liverpool.

Meski berstatus tuan rumah dalam laga "big match", Man United tidak difavoritkan dalam pertandingan ini.

Baca juga: Jelang Man United Vs Liverpool, Robertson Puji Rekan Senegara

Hal itu tak lepas dari performa buruk pasukan Ole Gunnar Solskjaer pada delapan laga awal Liga Inggris.

Man United terdampar di peringkat ke-12 dengan baru mengoleksi sembilan poin.

Man United baru dua kali menang dan sudah tiga kali kalah. Tiga laga lainnya berakhir imbang.

Baca juga: Dirk Kuyt Yakin Liverpool Lepas Label Tahun Depan di Liga Inggris

Adapun lawannya, Liverpol justru tengah on fire.

Pasukan Juergen Klopp memimpin klasemen dengan raihan poin sempurna, 24 poin, hasil delapan kali menang dari delapan laga.

Liverpool tentu akan berupaya terus memperpanjang rekor 100 persen kemenangannya demi mempertahankan keunggulan delapan poin di puncak klasemen atas tim peringkat kedua, Manchester City.

Jelang laga kedua tim, mantan pemain Man United, Dimitar Berbatov, menilai Setan Merah harus memanfaatkan pertandingan tersebut untuk bangkit dari keterpurukan.

"Berdasarkan kondisi kedua tim, di mana Liverpool dan United berada di klasemen dan cara mereka bermain sepak bola saat ini, Liverpool jelas diunggulkan," kata Berba.

"Saya mencoba untuk tetap optimistis, tetapi akan sangat sulit bagi Man United untuk mendapatkan hasil jika mereka bermain seperti yang mereka lakukan melawan Newcastle (kalah 0-1)," kata pria asal Bulgaria itu.

Baca juga: Uang Sudah Disiapkan, Solskjaer Siap Belanja bersama Man United

Menurut Berbatov, saat ini masih dalam masa awal musim. Jadi, masih ada banyak waktu bagi Man United untuk bangkit dan mengejar finis empat besar.

"Namun, mereka perlu memperbaiki cara mereka bermain sepak bola, cara mereka bergerak mencari ruang, bagaimana para pemain mencari bola, kecepatan bola mereka ketika mereka mengumpan, ini adalah hal-hal yang harus mereka kerjakan," ujar Berbatov.

Baca juga: Man United Tiru Cara Liverpool untuk Rekrut Pemain pada Bursa Transfer

Lebih lanjut, Berbatov menilai kesulitan yang akan dihadapi Man United bukan saja Liverpool yang tengah on fire, melainkan juga para pemain yang baru kembali setelah jeda internasional.

Jadi, Man United melawan Liverpool dalam masa persiapan yang dinilai minim.

"Mereka hanya punya beberapa hari untuk mempersiapkan, melatih, dan bermain bersama," kata Berbatov.

"Jika Anda melihat pada tempo dan cara Man United bermain, sebagai pemain United, Anda merasa kesal dan Anda melihat permainan yang Anda mainkan dan Anda merasa tidak enak," ucap Berbatov.

"Namun, sekarang mereka perlu menantang diri mereka sendiri dan ujian besar ini adalah hebat cara bagi mereka untuk melakukan hal itu," katanya.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X