Alasan Ibrahimovic Kerap Terlihat Kesal Saat Bela AC Milan

Kompas.com - 18/10/2019, 20:20 WIB
Gennaro Gattuso (kiri) dan Zlatan Ibrahimovic merayakan kesuksesan AC Milan merengku Scudetto 2011. GIUSEPPE CACACE/AFPGennaro Gattuso (kiri) dan Zlatan Ibrahimovic merayakan kesuksesan AC Milan merengku Scudetto 2011.
|

KOMPAS.comZlatan Ibrahimovic dinilai temperamental saat masih berada di AC Milan lantaran rekan setimnya tidak bisa mengikuti level permainannya.

Hal itu disampaikan oleh mantan pelatih klub kota mode tersebut, yakni Massimiliano Allegri, dilansir dari La Gazzetta dello Sport,Jumat (18/10/2019).

Ibrahimovic pernah membela klub berjuluk I Rossoneri itu selama dua musim pada periode 2010 hingga 2012.

Saat itu, dia menjadi pemain pinjaman dari Barcelona selama setahun sebelum kemudian AC Milan membelinya secara permanen.

Baca juga: Messi Tak Bisa seperti Ronaldo dan Ibrahimovic dalam Hal Kesombongan

Meski hanya bermain dalam dua musim, Ibrahimovic berhasil membawa AC Milan menjadi juara Liga Italia pada 2011.

Ibrahimovic menyumbangkan 56 gol dalam 85 laga bersama AC Milan di semua ajang. Meski tampak moncer di atas lapangan, Ibrahimovic kerap tampak kesal.

Hal tersebut diakui langsung oleh eks pelatih Ibra di Milan saat itu, Allegri.

Allegri pun tampak mengerti kenapa pemain asal Swedia tersebut sering meluapkan emosinya di AC Milan.

Dia mengatakan bahwa alasan Ibrahimovic sering merasa kesal lantaran dia tidak mendapatkan suplai bola yang bagus dari rekan setimnya saat itu.

Baca juga: Ibrahimovic Dinilai Bisa Jadi Juru Selamat Man United

"Di Milan, Ibra selalu marah karena pemain lain tak bisa mengikuti level permainannya," ujar Allegri dalam suatu wawancara.

"Selama dua tahun saya menjelaskan kepadanya bahwa pemain lain tak bisa bermain sepertinya," tutur Allegri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X