PSM Vs Arema, Alasan Juku Eja Turunkan Skuad Berbeda

Kompas.com - 17/10/2019, 10:43 WIB
Pelatih PSM Makassar Darije Kalazic dan Arema FC Milomir Seslija sedang ngobrol seusai pertandingan Pekan 22 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (02/10/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih PSM Makassar Darije Kalazic dan Arema FC Milomir Seslija sedang ngobrol seusai pertandingan Pekan 22 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (02/10/2019) malam.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Misi balas dendam PSM Makassar kepada Arema FC terbayar tuntas saat kedua tim bertarung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (16/10/2019) malam. 

Tim berjulukan Juku Eja ini menang 6-2 atas Arema dalam lanjutan Liga 1 2019.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengatakan bahwa timnya tetap percaya diri meski dalam tiga pertandingan tandang, tim yang diasuhnya menelan kekalahan, termasuk saat melawan Arema di Malang.

Baca juga: VIDEO - PSM Makassar Vs Arema FC, Sepakan Cantik Ezra dalam Drama 8 Gol

"Saya, staf dan juga pemain kami telah berbicara dan berkerja keras untuk pertandingan ini, untuk memberikan performa yang bagus kepada para suporter dan juga memberi suguhan pertandingan yang bagus kepada suporter," kata Darije selepas pertandingan.

Strategi Darije dalam laga ini terlihat berbeda. Dia memainkan Ezra Wallian sebagai penyerang kiri menggantikan M Rahmat.

Di posisi sayap kanan, Darije juga mencadangkan Zulham Zamrun karena lebih memilih M Rezky Eka Pratama. 

Pelatih asal Bosnia tersebut mengungkapkan alasan mengapa dirinya menurunkan skuad berbeda dalam pertandingan ini.

Ditegaskan bahwa dirinya memainkan pemain yang memiliki tekad tinggi untuk memenangkan pertandingan.

Baca juga: PSM Makassar Vs Arema FC, Juku Eja Menangi Drama 8 Gol

"Saya buat keputusan soal starting tim ini malam kemarin karena saya tahu bahwa pemain-pemain ini yang paling lapar untuk memenangkan pertandingan ini," tutur Darije.

Selain itu, Darije juga mempertimbangkan para pemainnya yang bisa saja terkena akumulasi bila dimainkan sehingga bisa absen dalam pertandingan berikutnya melawan Persija Jalarta.

"Dan inilah yang saya pelajari selama di Indonesia, bahwa saya harus memperhatikan keadaan kartu kuning. Bisa saja dengan satu kartu kuning mungkin pemain tidak akan bermain dalam laga selanjutnya," tutur pelatih berpaspor Swiss ini. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X