Kompas.com - 16/10/2019, 22:00 WIB
Tim Persib Bandung. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHATim Persib Bandung.

BALI, KOMPAS.com - Jelang berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Liga 1 2019, Persib Bandung fokus membenahi mental bertanding dan psikologis pemainnya.

Seperti diketahui, Persib tidak bisa menjamu Persebaya di Bandung lantaran sulitnya panpel pertandingan Persib mendapatkan izin keamanan dari kepolisian.

Akibatnya, Persib harus mengungsi ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, untuk menggelar pertandingan yang akan berlangsung pada Jumat (18/10/2019) itu.

Diakui pelatih Persib, Robert Rene Alberts, terusir dari Bandung memengaruhi mental dan psikologis pemain. Apalagi, ini bukan kali pertama Persib harus melakoni laga kandang usiran.

Baca juga: Persib Diagendakan Bentrok dengan Hamburger SV dalam Laga Uji Tanding

Sebelumnya, pada pertengahan putaran kedua Liga 1 2018, Persib juga dilarang memainkan laga kandangnya di Bandung karena sanksi dari Komdis PSSI.

Dari total enam laga kandang usiran yang dimainkan Persib, tidak ada satu pun kemenangan yang diraih. Ironisnya, lima dari enam laga tersebut dimainkan di Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini tidak mudah, kami tidak bisa bermain di Bandung, itu tidak mudah. Tim mengalami ini musim lalu karena menerima sanksi dan kami belajar banyak dari sana," kata Robert di Bali, Rabu (16/10/2019).

"Meski kami punya statistik yang kurang baik ketika memainkan laga kandang rasa tandang, tetapi kami mulai bekerja dan ketika mengetahui kabar ini kami mulai membenahi mental pemain," kata dia.

Baca juga: Alasan Pelatih Persib Aktif di Instagram dan Youtube

Menghadapi laga kandang usiran, Robert ingin anak asuhnya tetap fokus dan menikmati setiap usaha yang mereka lakukan di pertandingan.

Artinya, pemain tidak perlu terbebani karena bila sampai terbebani akan mengganggu performa pemain di lapangan.

Oleh karena itu, dalam masa persiapan menghadapi Persebaya, tim pelatih Persib cenderung memberikan materi latihan yang tidak terlalu berat dan tak membosankan agar para pemain bisa menikmatinya.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengajak semua pemain berlatih di pantai.

Hal tersebut dilakukan untuk menyegarkan pikiran pemain dan membuat pemain merasakan suasana baru saat berlatih.  

Baca juga: Pelatih Persib Wacanakan Jamu Persija di Malaysia atau Singapura

"Kami juga tetap fokus pada kekuatan, tidak terlalu banyak karena tidak ingin pemain kelelahan dan tinggal membiarkan pemain enjoy dan rileks hingga membuat mental mereka terasa bagus, tetapi termotivasi untuk pertandingan," ujar Robert.

"Besok pagi kami akan sedikit rileks dan berdiskusi, baru sore harinya kami akan berlatih di stadion sebagai persiapan akhir. Kami akan memainkan pertandingan kandang yang penting," tutur dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.