Peraih Emas Ganda Putra Bulutangkis Olimpiade 2000 Ini Cari Anak SD Usia 8-11 Tahun

Kompas.com - 16/10/2019, 19:30 WIB
Mantan pebulutangkis nasional Candra Wijaya memberikan sambutan saat acara penganugerahan penghargaan tokoh bulutangkis nasional di Candra Wijaya Internasional Badminton Centre, Tangerang, Banten, Selasa (19/12/2017). Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh bulutangkis berprestasi diantaranya peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 Ricky Subagja dan Rexy Mainaky, pelatih Herry Iman Pierngadi, Richard Mainaky dan Eng Hian, serta kepada atlet berprestasi Tontowi Yahya dan Lilyana Natsir serta Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIMantan pebulutangkis nasional Candra Wijaya memberikan sambutan saat acara penganugerahan penghargaan tokoh bulutangkis nasional di Candra Wijaya Internasional Badminton Centre, Tangerang, Banten, Selasa (19/12/2017). Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh bulutangkis berprestasi diantaranya peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 Ricky Subagja dan Rexy Mainaky, pelatih Herry Iman Pierngadi, Richard Mainaky dan Eng Hian, serta kepada atlet berprestasi Tontowi Yahya dan Lilyana Natsir serta Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi.

SERPONG, KOMPAS.com - Masih ingat dengan Candra Wijaya?

Ya, peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 untuk nomor ganda putra cabang bulutangkis ini tengah mencari anak sekolah dasar (SD) berusia 8-11 tahun.

Tak tanggung-tanggung, untuk menjalankan misinya itu, Candra, kelahiran Cirebon, 16 Spetember 1975 ini melalui Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) bekerja sama erat dengan Sinar Mas Land (SML).

Baca juga: Candra Wijaya Rampungkan Pusat Latihan di Serpong

"Kami menggelar 'Sinar Mas Land Mencari Juara 2019'," kata Candra yang saat menyabet medali emas Olimpiade 2000 perpasangan dengan Tony Gunawan.

Kelak, para siswa SD yang lolos seleksi akan mendapat pelatihan dan pembinaan bulutangkis intensif CWIBC di bawah asuhan Candra Wijaya selama satu tahun.

Ajang pencarian bakat bulutangkis ini akan berlangsung pada 16 Oktober hingga 16 November 2019.

Sinar Mas Land (SML) bekerja sama dengan Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) gelar pencarian bibit bulutangkis usia 8-11 tahun mulai 16 Oktober 2019 sampai dengan 16 November 2019 bertajuk SML Mencari Juara 2019.Sinar Mas Land Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) Sinar Mas Land (SML) bekerja sama dengan Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) gelar pencarian bibit bulutangkis usia 8-11 tahun mulai 16 Oktober 2019 sampai dengan 16 November 2019 bertajuk SML Mencari Juara 2019.

Empat wilayah

Infografik: Profil Juara Dunia Badminton Ahsan/HendraKOMPAS.com/Dhawam Pambudi Infografik: Profil Juara Dunia Badminton Ahsan/Hendra

SML dan CWIBC berfokus pada sosialisasi di empat wilayah Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

SD yang menjadi sasaran adalah yang terletak di wilayah Cisauk, Pagedangan, Serpong, dan Serpong Utara.

Sedangkan, peluncuran perdana acara ini berlangsung di SD Negeri Setu, Rabu (16/10/2019).

"Program ini memotivasi saya untuk melahirkan atlet-atlet muda bulutangkis mulai dari usia dini atau sekolah dasar," ujar Candra Wijaya pada acara tersebut.

Nilai

Sinar Mas Land (SML) bekerja sama dengan Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) gelar pencarian bibit bulutangkis usia 8-11 tahun mulai 16 Oktober 2019 sampai dengan 16 November 2019 bertajuk SML Mencari Juara 2019.Sinar Mas Land Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) Sinar Mas Land (SML) bekerja sama dengan Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) gelar pencarian bibit bulutangkis usia 8-11 tahun mulai 16 Oktober 2019 sampai dengan 16 November 2019 bertajuk SML Mencari Juara 2019.

Candra menerangkan, akan ada tim pencari bakat yang akan memantau para siswa.

Siswa yang terpilih akan dimasukkan dalam kategori pemain muda berbakat.

Selain itu, para siswa tadi akan ditanamkan nilai-nilai sebagai atlet seperti pola hidup sehat, kemandirian, disiplin, sportivitas hingga mental juara.

Perhelatan ini akan menjaring sedikitnya 1.200 siswa.

"Nantinya para siswa terpilih dalam kategori berbakat akan dilatih seminggu tiga kali," ujar Candra.

Selanjutnya, tim juga akan melihat perkembangan para siswa.

Sinar Mas Land (SML) bekerja sama dengan Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) gelar pencarian bibit bulutangkis usia 8-11 tahun mulai 16 Oktober 2019 sampai dengan 16 November 2019 bertajuk SML Mencari Juara 2019.Sinar Mas Land Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) Sinar Mas Land (SML) bekerja sama dengan Candra Wijaya International Badminton Center (CWIBC) gelar pencarian bibit bulutangkis usia 8-11 tahun mulai 16 Oktober 2019 sampai dengan 16 November 2019 bertajuk SML Mencari Juara 2019.

"Melihat antusias masyarakat dan keseriusan siswa sekolah pada kegiatan ini, saya yakin bisa didapatkan bibit-bibit atlet usia dini yang bisa mengharumkan nama Indonesia melalui bulutangkis di tingkat nasional hingga internasional," kata Head of Corporate Communication Sinar Mas Land, Panji Himawan.

Harapan yang mengemukan, lanjut Panji, bila gelaran ini sukses, SML akan menggelar kegiatan sama di lokasi-lokasi proyek SML di luar Bumi Serpong Damai (BSD) City.

Pihak SML menyediakan hadiah sebesar Rp 163 juta untuk 10 siswa kategori berbakat yang akan dikonversikan menjadi pelatihan dan pembinaan bulutangkis intensif selama satu tahun di CWIBC.

Sebagai informasi, formulir pendaftaran dapat diambil pada gerai di The Breeze, BSD City mulai 20 Oktober 2019 hingga 10 November 2019 atau melalui link: bit.ly/SMLMencariJuara .
Program ini tidak dipungut biaya.

Duo Minions, Kevin Sanjaya dan Markus Gideo Pecahkan Rekor Baru Duo Minions, Kevin Sanjaya dan Markus Gideo Pecahkan Rekor Baru

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X