Indonesia Vs Vietnam, Simon McMenemy Sempat Ketakutan Saat Menuju Bus

Kompas.com - 16/10/2019, 05:40 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Alberto Goncalves (depan) berebut bola dengan  pesepak bola Timnas Vietnam Do Duy Manh (kedua kanan) dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019). Indonesia kalah dari Vietnam dengan skor 1-3. ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANAPesepak bola Timnas Indonesia Alberto Goncalves (depan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Do Duy Manh (kedua kanan) dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019). Indonesia kalah dari Vietnam dengan skor 1-3.

"Mungkin ketika saya kembali ke bus, mereka bisa membunuh saya," kata pelatih asal Skotlandia itu.

Seusai laga Indonesia vs Vietnam, McMenemy mengatakan semua pihak harus bisa menerima kenyataan yang terjadi.

Menurut McMenemy, Vietnam adalah tim unggulan kedua di Grup G. Ia menilai Vietnam juga sudah jauh berkembang.

Baca juga: Indonesia Vs Vietnam, Simon McMenemy Kesulitan Cari Kapten

Di sisi lain, ia menyebut Indonesia baru saja kembali eksis di kancah internasional setelah sempat terkena sanksi FIFA.

"Di sini perlu dilihat bahwa kita ingin lolos ke Piala Dunia, tetapi pada (kualifikasi) Piala Dunia sebelumnya kita disanksi. Bagaimana kita punya ekspektasi lolos ke Piala Dunia?" ujar McMenemy.

McMenemy menilai, jika punya keinginan lolos ke Piala Dunia, semua pihak harus mulai berbenah. Tak cuma terkait di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan.

Ia kemudian menyinggung peristiwa ricuhnya suporter Indonesia saat laga melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 September silam.

Baca juga: Usai Indonesia Vs Vietnam, Kicauan soal Simon Masuk Daftar Trending

Pada laga yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Malaysia itu, oknum suporter Indonesia sempat menyerbu tribune suporter Malaysia.

"Bagaimana kita mau lolos ke Piala Dunia bila ada suporter yang tidak sopan saat pertandingan pertama mereka masuk ke lapangan melakukan intimidasi ke suporter lawan," ucap McMenemy.

"Kalau ingin lolos ke Piala Dunia, kita harus bersama melawan hambatan-hambatan yang ada, di mana salah satunya jadwal liga bisa lebih baik lagi," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X