Sang Ayah Harap Khabib Bisa Hadapi Tony Ferguson di New York

Kompas.com - 15/10/2019, 19:20 WIB
Khabib Nurmagomedov bersama sang ayah dalam jumpa pers di Moskwa, 28 November 2018. AFP/KIRILL KUDRYAVTSEVKhabib Nurmagomedov bersama sang ayah dalam jumpa pers di Moskwa, 28 November 2018.
|

KOMPAS.com – Ayah petarung UFC Khabib Nurmagomedov, yakni Abdulmanap Nurmagomedov, berharap putranya bisa melawan Tony Ferguson di New York pada tahun depan.

Setelah mengalahkan Dustin Poirier dalam laga unifikasi UFC 242, Khabib mulai banyak ditantang para petarung lain.

Tony Ferguson berpeluang besar akan menjadi lawan Khabib Nurmagomedov berikutnya, apalagi dia sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden UFC, Dana White.

Andai pertarungan antara Ferguson dan Khabib bakal terlaksana, itu bisa menjadi laga oktagon paling besar yang disoroti oleh banyak pihak.

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Belum Mau Berdamai dengan Conor McGregor

Khabib Nurmagomedov sendiri juga menyebut bahwa dia ingin menghadapi Tony Ferguson di Rusia pada Maret atau April tahun depan.

Namun, dilansir BolaSport dari Give Me Sport,Selasa (15/10/2019), hal yang jauh berbeda justru diungkapkan sang ayah agar petarung berjulukan The Eagle itu bersedia untuk berlaga di New York.

"Saya pikir, Madison Square Garden adalah tempat yang bagus untuk pertarungan ini, tetapi kami tidak akan bertarung sebelum bulan Maret 2020," kata Abdulmanap.

Selain itu, Abdulmanap menegaskan Khabib akan terlebih dahulu memprioritaskan Tony Ferguson daripada Conor McGregor yang sempat disebut akan menjadi lawan selanjutnya.

Baca juga: Jawab Tantangan McGregor, Khabib Minta Sang Lawan Mengantre

Dengan hal tersebut, sang ayah telah menampik berbagai macam spekulasi dan harapan dari para penggemar yang ingin agar Khabib Nurmagomedov kembali bertarung melawan McGregor.

"Sebelum dengan McGregor, kami harus menyelesaikan urusan kami terlebih dahulu dengan Ferguson," ucap pria berusia 56 tahun tersebut.

Dia beralasan torehan Ferguson yang cukup mentereng dengan 12 kali kemenangan beruntun membuatnya layak untuk bisa bertarung melawan Khabib Nurmagomedov.

"Hal itu karena dia sudah melewati 28 pertarungan dan 12 kemenangan di UFC, mirip seperti apa yang ditorehkan oleh Khabib," ujarnya.

"Kemenangan beruntun dan pertarungan besar semacam itu tidak pernah terjadi di UFC," kata Abdulmanap Nurmagomedov.

Baca juga: Khabib: Rivalitas Saya dengan Conor McGregor Belum Selesai

Sebelumnya, Khabib Nurmagomedov kembali mempertahankan sabuk juara kelas ringan UFC setelah berhasil mengalahkan Dustin Poirier, pada ajang UFC 242 pada September lalu.

Petarung berjulukan The Eagle itu hanya membutuhkan tiga ronde untuk membuat Dustin Poirier melakukan tap-out sebagai tanda menyerah.

Selain Tony Ferguson dan Conor McGregor, nama lain yang kerap disebut untuk bertarung melawan Khabib Nurmagomedov adalah legenda UFC asal Kanada, yakni Georges St-Pierre.

Namun, laga impian itu akan sangat sulit diwujudkan karena Georges St-Pierre sudah resmi menyatakan pensiun dari UFC sejak tahun 2017, tepatnya setelah mengalahkan Michael Bisping. (Agung Kurniawan)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X