Kenapa Juergen Klopp Menolak Tawaran Melatih Man United?

Kompas.com - 15/10/2019, 08:00 WIB
Juergen Klopp menjadi pelatih terbaik di dunia dalam The Best FIFA Football Awards 2019 di Milan, 23 September 2019. AFP/MARCO BERTORELLOJuergen Klopp menjadi pelatih terbaik di dunia dalam The Best FIFA Football Awards 2019 di Milan, 23 September 2019.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Dalam kolomnya di Mirror, legenda Liverpool, Robbie Fowler mengatakan bahwa Juergen Klopp memiliki beberapa opsi sebelum akhirnya memilih Liverpool pada 2015.

Sebelum melatih Liverpool, Klopp berkarier di Jerman dengan menangani Borussia Dortmund.

"Dia mengatakan kepada saya, dia menolak beberapa klub super kaya setelah Dortmund, salah satunya pasti Manchester United, yang lain mungkin Real Madrid," tulis Fowler.

Menurut Fowler, Klopp memilih Liverpool karena The Reds benar-benar fokus pada urusan teknis sepak bola, bukan pemasaran dan segala hal yang terkait kegiatan komersial.

"Dia mengatakan, dia menyukai Liverpool karena mereka memiliki keseimbangan antara uang yang dibutuhkan untuk mencapai puncak dan sejarah, serta identitas klub dan penggemar mereka," lanjut Fowler.

Pada wawancara yang dilakukan sebelum final Liga Champions musim lalu, Klopp memang sempat menggambarkan klub-klub yang pernah mendekatinya.

Baca juga: Juergen Klopp Jadi Pelatih yang Paling Dikagumi Diego Simeone

Namun, ketika itu, ia tidak menyebutkan nama klub yang dimaksudkannya itu.

"Saya berbicara dengan klub lain dan mereka tidak terdengar seperti klub sepak bola," kata pelatih asal Jerman itu.

Klopp mengakui saat pembicaraan kontrak, dirinya harus menandatangani poin-poin yang lebih ke urusan komersial.

"Anda harus menandatangani itu dan saya pikir 'wow, itu bukan pekerjaan yang saya sukai," ujar Klopp.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X