Geliat PSSI Jelang Tenggat Waktu Pengumuman Host Piala Dunia U-20 2021

Kompas.com - 14/10/2019, 06:00 WIB
Sektretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, dan Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, P Tri Agung Kristanto, berbincang dalam acara media visit PSSI ke Menara Kompas, Jakarta, pada Jumat (11/10/2019). KOMPAS.com/Firzie A. IdrisSektretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, dan Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, P Tri Agung Kristanto, berbincang dalam acara media visit PSSI ke Menara Kompas, Jakarta, pada Jumat (11/10/2019).

KOMPAS.com - Tenggat waktu pengumuman siapa yang akan jadi host Piala Dunia U-20 2021 sudah di depan mata.

Tuan rumah akan diumumkan oleh FIFA Council dalam pertemuan di Shanghai, China pada 23-24 Oktober 2019.

Indonesia merupakan satu dari sejumlah negara yang masuk daftar pendek untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Tanah Air menjadi satu dari tiga calon host tersisa bersama dengan dua negara Amerika Selatan, Brasil serta Peru.

Indonesia menjadi wakil AFC tersisa setelah Myanmar/Thailand dan Bahrain/Arab Saudi/Uni Emirat Arab mengundurkan diri.

Bagi PSSI, pencalonan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang menuju misi membawa Indonesia menjadi host Piala Dunia senior pada 2034 atau 2038.

Baca Juga: F1 Jepang 2019 - Alasan Sebastian Vettel Lolos dari Jump Start Penalty

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, mengatakan pencalonan ini harus dikawal bersama dan jika pun gagal, harus dikawal lebih ketat lagi karena akan ada milestone-milestone lagi ke depannya.

Hal ini disampaikan Ratu Tisha dalam media visit ke Kompas Group di Menara Kompas, Jakarta, pada Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, Indonesia tak pernah sedekat ini dilirik oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah kompetisi akbar mereka.

"FIFA sudah datang sekali untuk inspeksi. Ini tahapan tertinggi yang Indonesia pernah alami," tuturnya kepada para wartawan dari Harian Kompas, Kompas.com, KompasTV, dan BolaSport.com.

"Ada tiga tahapan sebelum penunjukkan host Piala Dunia. Pertama adalah menyerahkan dokumen yang terdiri lebih dari 250 kategori. Kedua, eligibility semua dokumen secara administrasi sudah pas. Ketiga, mereka akan melakukan inspeksi langsung," tutur Tisha.

Pada 16-19 September 2019, delegasi FIFA memang telah melakukan survei ke 5 dari 10 stadion yang PSSI ajukan sebagai venue pertandingan.

Baca Juga: F1 Jepang 2019 - Hamilton Bisa Amankan Gelar di Meksiko, Driver Thailand Finish Terbaik

PSSI juga telah melakukan follow up ke FIFA mengenai pembenahan tambahan yang telah dilakukan sejak delegasi mereka datang hingga 23 Oktober nanti.

Ratu Tisha dan rombongan telah bertemu antara lain Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pakualam X, Wijoseno Hariobimo terkait kesiapan Surabaya dan Yogyakarta sebagai calon tuan rumah.

Tisha memang mengungkapkan bahwa semua pihak harus siap untuk menjadi tuan rumah. Bukan hanya PSSI, tetapi media, suporter, pemerintah daerah, dan semua elemen masyarakat lain.

"Apabila ini rezeki kita, alhamdulillah harus dikawal bersama. Jika tidak, harus lebih dikawal juga karena kami juga tak ingin melewati milestone ini," tutur wanita lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

"Dulu kita bahkan submit bidding juga tak bisa karena belum memenuhi kriteria. Dahulu, kita tak punya jumlah pelatih cukup, jumlah instruktur cukup. Nah, sekarang ini kita sudah bisa," lanjut Tisha.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri) dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) saat bertemu media seusai pertemuan tertutup di Kediaman Walikota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/10/2019) siang.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri) dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) saat bertemu media seusai pertemuan tertutup di Kediaman Walikota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/10/2019) siang.

"Kita jangan hanya bermimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia senior atau mengirim tim ke Piala Dunia."

Ratu Tisha juga meminta semua pihak tidak khawatir apabila Indonesia gagal dalam bidding untuk Piala Dunia U-20 2021 ini karena FIFA akan membuka bidding untuk Piala Dunia U-17 2021 pada Desember 2019.

"Menurut saya, kita bersiap dulu baru kemenangan akan datang. Saya kawal satu per satu ke pemerintah kota setempat. Mindset-nya masih 'ya sudah, kalau ditunjuk akan bersiap'. Yang benar adalah kita bersiap dulu, benahi dulu, baru ditunjuk," ujarnya.

"Kalau gagal untuk Piala Dunia U-20 2021, Desember kita akan maju lagi untuk Piala Dunia U-17 2021."

Di lain pihak, Ratu Tisha juga ditanya soal kondisi sosial Tanah Air yang sedang bergejolak beberapa bulan terakhir serta menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober.

"Berharap sih tidak terjadi apa-apa tetapi teman-teman di PSSI tetap harus menyiapkan strategi komunikasinya," tutur Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, P Tri Agung Kristanto.

Baca juga: Cetak 29 Poin dalam 27 Menit, Zion Williamson Gemparkan Pramusim NBA

Tisha mengatakan bahwa hal ini tetap menjadi sorotan FIFA sejak bidding pertama diproses dan ketika Indonesia menjadi tuan rumah bagi laga-laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Thailand dan Malaysia.

"Kita lumayan setengah mati ketika ada insiden pada laga Indonesia vs Malaysia, lobi kita cukup berat. Mereka mengirimkan satu set media monitoring dalam bahasa Indonesia dan Inggris, semua dipantau. Satu-satu ditanyakan apakah ini benar atau tidak," lanjutnya.

Tisha juga mengatakan bahwa kendati sudah mundur, Thailand akan mendukung pencalonan Indonesia. Misalnya, negara-negara peserta akan melakoni training center di Thailand sebelum berangkat ke Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Dortmund Vs Bayern: Diwarnai Gol Haaland-Lewandowski, Der Klassiker Milik Die Roten

Hasil Dortmund Vs Bayern: Diwarnai Gol Haaland-Lewandowski, Der Klassiker Milik Die Roten

Bundesliga
Hasil Watford Vs Man City: Bernardo Silva Bersinar, Citizens Menang 3-1 dan ke Puncak Klasemen

Hasil Watford Vs Man City: Bernardo Silva Bersinar, Citizens Menang 3-1 dan ke Puncak Klasemen

Liga Inggris
Link Live Streaming Lens Vs PSG, Lionel Messi dkk Siap Jaga Dominasi

Link Live Streaming Lens Vs PSG, Lionel Messi dkk Siap Jaga Dominasi

Liga Lain
Hasil Roma Vs Inter: Reuni Kelam Mourinho, Nerazzurri Pesta 3 Gol!

Hasil Roma Vs Inter: Reuni Kelam Mourinho, Nerazzurri Pesta 3 Gol!

Liga Italia
Link Live Streaming Real Sociedad Vs Real Madrid, Kickoff 03.00 WIB

Link Live Streaming Real Sociedad Vs Real Madrid, Kickoff 03.00 WIB

Liga Spanyol
Juanmi, Perusak Kebahagiaan Jordi Alba

Juanmi, Perusak Kebahagiaan Jordi Alba

Sports
Babak I Roma Vs Inter Milan: Calhanoglu Bikin Gol 'Olimpico', Nerazzurri Unggul 3-0!

Babak I Roma Vs Inter Milan: Calhanoglu Bikin Gol "Olimpico", Nerazzurri Unggul 3-0!

Liga Italia
Hasil Barcelona Vs Real Betis, Gol Juanmi Nodai Laga Ke-400 Jordi Alba bersama Blaugrana

Hasil Barcelona Vs Real Betis, Gol Juanmi Nodai Laga Ke-400 Jordi Alba bersama Blaugrana

Sports
Hasil Wolves Vs Liverpool: Origi Jadi Pahlawan, The Reds Menang 1-0

Hasil Wolves Vs Liverpool: Origi Jadi Pahlawan, The Reds Menang 1-0

Liga Inggris
Catat, 5 Turnamen Catur Junior Sudah Terselenggara

Catat, 5 Turnamen Catur Junior Sudah Terselenggara

Sports
Hasil dan Klasemen Liga 1: Persebaya Jaga Tren Tak Terkalahkan, Persib Pepet Bhayangkara FC

Hasil dan Klasemen Liga 1: Persebaya Jaga Tren Tak Terkalahkan, Persib Pepet Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Hantu Cedera dan Covid-19 Bayangi Myanmar

Piala AFF 2020, Hantu Cedera dan Covid-19 Bayangi Myanmar

Internasional
Hasil AC Milan Vs Salernitana: Simpan Ibrahimovic, Rossoneri Menang dan ke Puncak!

Hasil AC Milan Vs Salernitana: Simpan Ibrahimovic, Rossoneri Menang dan ke Puncak!

Liga Italia
Babak I Wolves Vs Liverpool: The Reds Minim 'Shot on Target', Skor 0-0

Babak I Wolves Vs Liverpool: The Reds Minim "Shot on Target", Skor 0-0

Liga Inggris
Semifinal BWF World Tour Finals, Marcus Akui Menyentuh Shuttlecock, tetapi...

Semifinal BWF World Tour Finals, Marcus Akui Menyentuh Shuttlecock, tetapi...

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.