Geliat PSSI Jelang Tenggat Waktu Pengumuman Host Piala Dunia U-20 2021

Kompas.com - 14/10/2019, 06:00 WIB
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri) dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) saat bertemu media seusai pertemuan tertutup di Kediaman Walikota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/10/2019) siang. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSekjen PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri) dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) saat bertemu media seusai pertemuan tertutup di Kediaman Walikota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/10/2019) siang.

"Ada tiga tahapan sebelum penunjukkan host Piala Dunia. Pertama adalah menyerahkan dokumen yang terdiri lebih dari 250 kategori. Kedua, eligibility semua dokumen secara administrasi sudah pas. Ketiga, mereka akan melakukan inspeksi langsung," tutur Tisha.

Pada 16-19 September 2019, delegasi FIFA memang telah melakukan survei ke 5 dari 10 stadion yang PSSI ajukan sebagai venue pertandingan.

Baca Juga: F1 Jepang 2019 - Hamilton Bisa Amankan Gelar di Meksiko, Driver Thailand Finish Terbaik

PSSI juga telah melakukan follow up ke FIFA mengenai pembenahan tambahan yang telah dilakukan sejak delegasi mereka datang hingga 23 Oktober nanti.

Ratu Tisha dan rombongan telah bertemu antara lain Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pakualam X, Wijoseno Hariobimo terkait kesiapan Surabaya dan Yogyakarta sebagai calon tuan rumah.

Tisha memang mengungkapkan bahwa semua pihak harus siap untuk menjadi tuan rumah. Bukan hanya PSSI, tetapi media, suporter, pemerintah daerah, dan semua elemen masyarakat lain.

"Apabila ini rezeki kita, alhamdulillah harus dikawal bersama. Jika tidak, harus lebih dikawal juga karena kami juga tak ingin melewati milestone ini," tutur wanita lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

"Dulu kita bahkan submit bidding juga tak bisa karena belum memenuhi kriteria. Dahulu, kita tak punya jumlah pelatih cukup, jumlah instruktur cukup. Nah, sekarang ini kita sudah bisa," lanjut Tisha.

"Kita jangan hanya bermimpi menjadi tuan rumah Piala Dunia senior atau mengirim tim ke Piala Dunia."

Ratu Tisha juga meminta semua pihak tidak khawatir apabila Indonesia gagal dalam bidding untuk Piala Dunia U-20 2021 ini karena FIFA akan membuka bidding untuk Piala Dunia U-17 2021 pada Desember 2019.

"Menurut saya, kita bersiap dulu baru kemenangan akan datang. Saya kawal satu per satu ke pemerintah kota setempat. Mindset-nya masih 'ya sudah, kalau ditunjuk akan bersiap'. Yang benar adalah kita bersiap dulu, benahi dulu, baru ditunjuk," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X