Simon McMenemy Disarankan Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia

Kompas.com - 13/10/2019, 07:20 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat mendampingi timnya dalam laga melawan Malaysia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Kompas.com/Garry LotulungPelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat mendampingi timnya dalam laga melawan Malaysia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

KOMPAS.com - Salah seorang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal, mengatakan, di bawah kendali Simon McMenemy, penampilan timnas Indonesia tak mengalami perkembangan yang pesat.

Pasalnya, dari tiga laga awal penyisihan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, timnas Indonesia belum meraih kemenangan sekali pun.

Bahkan, skuad Garuda dipermalukan di depan puluhan ribu suporter mereka ketika menjamu Malaysia dan Thailand.

Nahasnya, timnas Indonesia kembali meraih hasil minor setelah dikalahkan Uni Emirat Arab 5-0 saat melakoni laga tandang, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: Legenda Sepak Bola Indonesia Komentari Simon dan Hasil Negatif Timnas

Rentetan hasil negatif itu membuat timnas Indonesia kini berada di dasar klasemen dengan raihan nirpoin.

Teriakan Simon McMenemy untuk keluar dari timnas Indonesia mulai disuarakan para pecinta sepak bola nasional.

Menanggapi hal itu, Refrizal mengungkapkan memang sudah seharusnya Simon memutuskan untuk mundur.

"Saya pikir dia (Simon McMenemy) harus mundur dari timnas Indonesia, supaya tidak ada lagi beban yang ia rasakan," tutur Refrizal saat dihubungi BolaSport.

"Saya sebenarnya sudah bersuara untuk memintanya mundur setelah timnas Indonesia kalah melawan Thailand," ujarnya melanjutkan.

Simon McMenemy didatangkan PSSI untuk menggantikan Bima Sakti yang gagal membawa timnas Indonesia berprestasi di Piala AFF 2018.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X