Diduga Gelapkan Pajak, Mantan Pemain Liverpool Terancam Dibui

Kompas.com - 10/10/2019, 13:50 WIB
Gelandang Real Madrid, Xabi Alonso. AFPGelandang Real Madrid, Xabi Alonso.

KOMPAS.com - Mantan pemain Liverpool, Xabi Alonso, terancam hukuman penjara karena kasus penggelapan pajak.

Xabi Alonso berurusan dengan hukum atas tuduhan penggelapan pajak penghasilan dari hak citra (image rights).

Dilansir dari Liverpool Echo, Alonso diduga menggunakan perusahaan yang berbasis di kota kelahiran Cristiano Ronaldo, Madeira, Portugal, untuk menghindari pembayaran pajak hak citra.

Baca juga: Messi Pernah Memprediksi Neymar Bakal Bergabung dengan Real Madrid

Pada Rabu (8/10/2019) waktu Spanyol, Alonso dikabarkan mengadiri persidangan di kota Madrid.

Alonso tidak sendirian. Pria 37 tahun itu didampingi seorang pengacara dan salah satu petinggi Real Madrid di ruang sidang.

Jaksa penuntut mengklaim tiga tuduhan penggelapan pajak penghasilan yang terjadi pada medio 2010-2012, sewaktu dirinya masih berseragam Real Madrid.

Baca juga: Gara-gara Pemain Muda, Pogba Terancam Gagal Pindah ke Real Madrid

Jika terbukti bersalah, hukuman kurungan lima tahun dan denda sebesar 3,5 juta pounds (sekitar Rp 60 miliar) sudah menanti pemain yang mengantarkan Liverpool juara Liga Champions 2004-2005 itu.

Namun, Alonso yang saat ini menjabat sebagai pelatih tim Real Sociedad B membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Penyelidikan kasus penggelapan pajak Alonso sebenarnya didah dilakukan sejak 2015 lalu, tetapi dihentikan.

Baca juga: Bintang Muda Real Madrid Ini Tetap Membumi meski Sedang Bersinar

Baru pada 2017, kasus tersebut dibuka kembali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X