Jika Amerika Ada Patung Liberty, Swedia Kini Punya Patung Ibrahimovic

Kompas.com - 10/10/2019, 05:00 WIB
Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic menghadiri acara peresmian patungnya di Malmo, Swedia, Selasa (8/10/2019) waktu setempat. TT News Agency/AFP / Johan NILSSONLegenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic menghadiri acara peresmian patungnya di Malmo, Swedia, Selasa (8/10/2019) waktu setempat.

KOMPAS.com - Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, menghadiri acara peresmian patungnya di Malmo, Swedia, Selasa (8/10/2019) waktu setempat.

Bintang LA Galaxy itu telah diabadikan dalam sebuah monumen berbentuk patung perunggu di dekat Stadion Malmo, tempat ia memulai karier profesionalnya pada tahun 1999.

Lewat akun Twitter-nya, Ibra mengunggah foto saat ia berada di samping patungnya dengan dikelilingi banyak penggemar.

"We are Zweden !!!" tulis pemain berusia 38 tahun itu.

Patung Ibra tercatat memiliki tinggi sembilan kaki dan berat setengah ton.

Patung dibuat oleh otoritas sepak bola Swedia untuk menghormati jasa Ibra, pencetak gol terbanyak di negara tersebut sampai dengan sejauh ini.

Baca juga: Patung Ibrahimovic Jadi Ikon Kota Malmo di Swedia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Patung dibuat dengan gaya khas selebrasi Ibra dengan tangan terbuka dan tanpa baju.

Namun, deretan tato yang menghiasi tubuh asli Ibra tampak tak ikut diukir di patung yang dibuat.

Rencana mengenai pembuatan patung Ibra pernah diungkapkan olehnya sendiri pada sekitar Desember 2016. Ketika itu, ia masih bermain di Manchester United.

Ketika itu, Ibra menyebut keberadaan patungnya akan menyamai ketenaran patung Liberty di New York, Amerika Serikat.

"Ketika kalian datang ke New York, kalian bisa melihat Patung Liberty. Ketika kalian datang ke Swedia, maka kalian bisa melihat Patung Zlatan," tulisnya.

Ibrahimovic kini sedang istirahat sebelum playoff MLS. Ia telah mencetak 30 gol dalam 29 pertandingan reguler musim pada 2019 untuk membantu timnya finis kelima di Wilayah Barat.

Mereka selanjutnya menghadapi Minnesota United pada 20 Oktober di Allianz Field dengan Ibrahimovic.

Baca juga: BottleCapChallenge, Paul Pogba Tantang Balik Zlatan Ibrahimovic

Ibra pernah berujar bahwa ia tidak suka dengan sistem yang diterapkan di MLS, terutama mengenai adanya playoff.

"Saya pikir sistemnya tidak tepat. Bagaimana Anda bisa menguatkan mental jika kamu hanya perlu mencapai babak playoff?" kata Ibrahimovic kepada wartawan pada Agustus lalu.

"Anda hanya perlu memenangkan play-off, dan hanya itu. Hasil di setiap pertandingan penting, tetapi di sini, jika Anda berada di tempat ketujuh, Anda bisa merebut playoff dan menang, Anda adalah juaranya," sindir Ibra ketika itu.

Bagi Ibra, mentalitas seharusnya diuji setiap saat. Hal itulah yang dinilainya tidak ditemui di MLS.

"Melatih cara Anda berlatih adalah cara Anda bermain, dan dengan sistem MLS, bagaimana Anda membuat mentalitas itu berada di jari kaki Anda selama 24 jam? Ini sangat sulit," kata dia lagi,

Ibrahimovic hanya akan bermain di LA Galaxy sampai akhir musim 2019.

Baru-baru ini ia dikaitkan dengan minat untuk bergabung dengan Boca Juniors, raksasa Argentina.

Namun kabar itu sudah dibantah oleh agennya, Mino Raiola.

Baca juga: Bermain di MLS bagai Ferrari di Antara Fiat bagi Ibrahimovic



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.