Ambisi Petarung Hafid Nur Maradi di Perhelatan One Pride

Kompas.com - 09/10/2019, 19:12 WIB
Petarung seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA) asal Indonesia, Rudy Agustian. Dok. ONE ChampionshipPetarung seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA) asal Indonesia, Rudy Agustian.

Kemenangan submission ke-10 Hafid itu menempatkan dirinya sebagai pemegang rekor submission terbanyak di One Pride MMA.

"Saya fokus 120 persen. Apabila besok masih diizinkan menang, sabuk abadi hanyalah bagian dari perjalanan karier MMA saya," ujar Hafid.

Sementara, bagi Aep Saepudin, pertarungan versus Hafid adalah pertarungan pribadi.

Aep ingin membalaskan dua kali kekalahan melawah Hafid.

Pertama pada 2016.

Kedua pada 2018.

CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, dalam acara Global Martial Arts Summit di JW Marriott, Singapura, Kamis (8/11/2018).KOMPAS.com/Eris Eka Jaya CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, dalam acara Global Martial Arts Summit di JW Marriott, Singapura, Kamis (8/11/2018).

Aep, petarung berjulukan The Raging Bull pernah mengalahkan Ahmad Abdirahma Yogaswara di ronde pertama.

"Pertarungan melawan Hafid adalah tantangan besar," kata Aep.

One Pride adalah salah satu kejuaraan tarung bebas resmi di Indonesia.

Selain One Pride, ada juga kejuaraan yang levelnya lebih luas yakni One Championship.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X