Liga 1, Umuh Berharap Tak Ada Lagi Laga Kandang Persib yang Ditunda

Kompas.com - 09/10/2019, 18:43 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAManajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, berharap bentrokan timnya dengan Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Liga 1 2019 digelar sesuai jadwal.

Duel Persib vs Persebaya akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/10/2019).

Akan tetapi, laga itu berpotensi ditunda. Sebab, pertandingan tersebut berlangsung satu hari sebelum pelantikan Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

Mengingat laga Persib vs Persebaya merupakan duel bertensi tinggi, yang berpotensi menyedot animo masyarakat, kecil kemungkinannya bagi panpel pertandingan Persib mendapatkan rekomendasi izin keamanan dari kepolisian.

Baca juga: Belum Dapat Kepastian soal GBLA, Persib Ingin Bangun Stadion Sendiri

Terlebih, situasi di Bandung juga belum terlalu kondusif. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir marak terjadinya aksi massa yang dilakukan aliansi mahasiswa yang menolak RU KUHP dan RU KPK.

"Saya belum tahu, kalau untuk itu (potensi ditunda). Tetapi kami berharap agar pertandingan tetap digelar sesuai jadwal," kata Umuh.

Hal yang wajar bila Persib menginginkan laga digelar sesuai jadwal. Sebab, bila sampai ditunda, klub berjulukan Maung Bandung kembali harus menunda memainkan laga kandang pada putaran kedua.

Selama putaran dua ini, Persib belum memainkan satu pun laga kandang.

Seharusnya, laga kandang pertama Persib pada putaran kedua digelar pada 28 September 2019 menghadapi Arema FC.

Akan tetapi, laga tersebut harus ditunda karena alasan keamanan.

Selain itu, penundaan laga yang terlalu sering juga akan sangat merugikan Persib dari sisi teknis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X