Kompas.com - 08/10/2019, 15:40 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, berpose di Sirkuit Losail jelang GP Qatar, 7 Mei 2019. AFP/KARIM JAAFARPebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, berpose di Sirkuit Losail jelang GP Qatar, 7 Mei 2019.

KOMPAS.com - Jorge Lorenzo mendesak Repsol Honda untuk menyelesaikan masalah mesin motor tungganggannya sembari menyindir kesuksesan rekan satu timnya, Marc Marquez, menjuarai MotoGP 2019.

Marquez berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP 2019 setelah memenangi balapan di Thailand, Minggu (6/10/2019).

Ini menjadi gelar juara dunia keenam Marquez dalam tujuh musim terakhir kompetisi MotoGP.

Namun, hasil gemilang Marquez berbanding terbalik dengan Lorenzo. Pebalap Spanyol itu gagal menampilkan performa gemilang sejak hijrah ke Repsol Honda pada musim 2019.

Di MotoGP Thailand, Lorenzo hanya mampu finis di posisi ke-18, terpaut sejauh 54 detik dari Marquez yang meraih podium utama.

Hasil minor ini semakin membuat Lorenzo terpuruk di dasar klasemen. Pebalap yang telah mengantongi lima gelar juara dunia itu hanya meraup 23 poin dari 15 seri balapan musim ini.

Baca juga: Soal Kontrak, Honda Akan Lakukan Segalanya agar Marc Marquez Bertahan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lorenzo pun menuturkan apa yang sebenarnya terjadi dengannya pada MotoGP Thailand.

"Tidak ada yang positif. Saya sangat lambat dan tidak menemukan feeling yang bagus saat mengerem," ujar Lorenzo, seperti dilansir Bolasport.com dari Marca, Selasa (8/10/2019).

"Terlepas dari kondisi fisik yang saya alami, saya pikir masalah utamanya ada pada mesin," imbuhnya

Pembalap asal Spanyol ini pesimistis dirinya akan mengalami perbaikan pada seri balapan selanjutnya yang akan digelar di Sirkuit Motegi, Jepang.

"Masalahnya akan tetap ada di Motegi. Tidak ada hal baru yang akan kami jajal di sana. Jadi saya rasa belum akan ada perkembangan yang signifikan," tutur Lorenzo.

Lorenzo meluapkan kekecewaannya dengan melontarkan sebuah sindiran untuk Marquez.

Menurutnya, Honda harus segera memperbaiki mesin motor tunggangannya agar gelar juara tidak hanya selalu menjadi milik Marquez.

Baca juga: Marquez Menilai Penampilan Quartararo seperti Lorenzo

"Akan lebih baik jika Honda fokus menuntaskan masalah mesin yang membuat kami kesulitan membelok," ujar pemenang 3 gelar juara MotoGP bareng Yamaha.

"Dengan begitu, pemenangnya bukan pebalap itu-itu saja," sindir Lorenzo.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada kesenjangan yang sangat kentara di antara pebalap Honda.

Torehan 325 poin yang dibuat oleh Marquez jelas tidak sebanding dengan 215 poin keempat pebalap Honda yang lain.

Lorenzo bukan satu-satunya orang yang mengkritik performa motor Honda.

Bos Yamaha, Lin Jarvis, sebelumnya mengatakan bahwa motor yang dikembangkan Honda kurang manusiawi karena tidak bisa dikendarai oleh semua pebalap. (Agustinus Rosario)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Persib Vs PSS: Maung Bandung Bangkit dan Pesta Gol 4-2

Hasil Persib Vs PSS: Maung Bandung Bangkit dan Pesta Gol 4-2

Liga Indonesia
Rencana Kehadiran Penonton di Liga 1: Menpora Ambil Ancang-ancang bersama PSSI dan LIB

Rencana Kehadiran Penonton di Liga 1: Menpora Ambil Ancang-ancang bersama PSSI dan LIB

Liga Indonesia
Babak I Persib Vs PSS: Nemanja Kojic Bawa Super Elja Unggul 1-0

Babak I Persib Vs PSS: Nemanja Kojic Bawa Super Elja Unggul 1-0

Liga Indonesia
Hasil Denmark Open: Fajar/Rian Kalah, Fikri/Bagas Asa Terakhir Ganda Putra Indonesia

Hasil Denmark Open: Fajar/Rian Kalah, Fikri/Bagas Asa Terakhir Ganda Putra Indonesia

Badminton
Dua Tahun Tak Naik Ring, Petinju Daud Yordan Ingin Bikin Kejutan

Dua Tahun Tak Naik Ring, Petinju Daud Yordan Ingin Bikin Kejutan

Sports
Ini Target Jumlah Peserta Bersepeda dan Berlari Amal Virtual PLN 2021

Ini Target Jumlah Peserta Bersepeda dan Berlari Amal Virtual PLN 2021

Sports
Barcelona Vs Madrid, Ancelotti Kantongi Rencana untuk Libas Blaugrana di El Clasico

Barcelona Vs Madrid, Ancelotti Kantongi Rencana untuk Libas Blaugrana di El Clasico

Liga Spanyol
Jumlah Minimal Pemain dalam Sepak Bola

Jumlah Minimal Pemain dalam Sepak Bola

Sports
Peralatan dalam Permainan Softball

Peralatan dalam Permainan Softball

Sports
Persita Vs Persikabo Jadi Panggung Kehebatan Pemain Brasil Cetak Gol Mematikan

Persita Vs Persikabo Jadi Panggung Kehebatan Pemain Brasil Cetak Gol Mematikan

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Liga Indonesia
Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Liga Indonesia
Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Liga Indonesia
Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Motogp
Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.