Menang 8 Laga Beruntun Bukan Jaminan Liverpool Juara

Kompas.com - 07/10/2019, 17:03 WIB
Mohamed Salah mencoba melewati penjagaan lawan pada pertandingan Liverpool vs Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, 5 Oktober 2019. AFP/PAUL ELLISMohamed Salah mencoba melewati penjagaan lawan pada pertandingan Liverpool vs Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, 5 Oktober 2019.

KOMPAS.com - Liverpool mencatatkan pencapaian yang terbilang fantastis pada Liga Inggris awal musim ini.

Hingga sejauh ini, skuad asuhan Juergen Klopp tersebut sukses menorehkan catatan sempurna yakni menang 8 laga beruntun.

Teranyar, di Stadion Anfield, Sabtu (5/10/2019), Liverpool berhasil mengalahkan jawara Liga Inggris musim 2015-2016, Leicester City, dengan skor 2-1.

Baca juga: Marquez Menilai Penampilan Quartararo seperti Lorenzo

Sementara itu, pencapaian klub papan atas lain seperti Manchester City, Arsenal, Chelsea, Tottenham, dan Manchester United tak sementereng Liverpool.

Juara bertahan Man City, misalnya, sudah 2 kali kalah dan sekali imbang dalam 8 pertandingan.

Meski demikian, Liverpool juga tak boleh jemawa. Selain karena perjalanan liga masih panjang, catatan menang 8 laga beruntun bukanlah jaminan juara.

Menurut data yang dihimpun oleh Gracenote, Liverpool pernah mendulang prestasi menang 8 laga beruntun pada awal musim 1990-1991.

Kala itu, The Reds - julukan Liverpool - ditangani oleh Kenny Dalglish, serta diperkuat pemain seperti Steve McManaman, John Barnes, dan Ian Rush.

Namun, pada akhir musim, Liverpool hanya finis di urutan kedua dengan raihan 76 poin.

Liga saat itu dijuarai oleh Arsenal yang mampu mengemas hingga 83 poin.

Baca juga: Rossi Kecewa Tidak Bisa seperti Marquez di Masa Jaya

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Gracenote
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X