Kompas.com - 07/10/2019, 14:55 WIB
Timnas U-23 sedang berlatih untuk mempersiapkan diri di SEA Games di Filipina, November mendatang. PSSI.orgTimnas U-23 sedang berlatih untuk mempersiapkan diri di SEA Games di Filipina, November mendatang.

KOMPAS.com - Pelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, tak segan memberikan porsi latihan cukup keras untuk anak asuhnya.

Menu tersebut diberikan untuk persiapan timnas U-23 menghadapi SEA Games di Filipina bulan November mendatang.

Setelah beberapa kali memberi strategi untuk memperkuat pertahanan, kini Indra sudah mulai mengasah strategi penyerangan Egy Maulana Vikri dkk.

Meski demikian, Indra menegaskan tidak memberikan latihan fisik.

Pasalnya, menurut pengamatan Indra, fisik pemain timnas U-23 kebanyakan sudah terbentuk dan didapat dari kompetisi Liga 1 lewat klub masing-masing pemain.

Baca juga: Jelang Indonesia Vs UEA, Luis Milla Masih Pantau Perkembangan Timnas

"Dua hari yang lalu kami fokus membenahi pertahanan dan sekarang itu sudah berjalan dengan baik, sekarang kami coba fokus kepada penyerangan," kata Indra Sjafi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, bagi pelatih asal Sumatera Barat ini, ada satu aspek yang menjadi penjembatan antara menyerang dan bertahan.

Aspek tersebut tidak lain adalah transisi tim atau perpindahan strategi.

Setidaknya ada dua transisi yang dijelaskan oleh Indra Sjafri, di antaranya transisi positif atau perpindahan dari bertahan ke menyerang.

Baca juga: Pelatih Timnas U-19 Sebut Pencoretan adalah Proses Jadi Pemain Hebat

Sebaliknya, ada transisi negatif yakni perpindahan dari menyerang ke bertahan.

Aspek tersebut menjadi penilaian dalam membentuk skuad berjulukan Garuda Muda yang kuat dan tangguh.

"Membuat timnas itu tidak semudah yang dipikirkan, jadi ada prosesnya untuk bisa sampai puncak," kata eks pelatih Bali United ini.

"Jadi saya harus terus perbaiki apa yang ada di dalam tim ini," tandasnya.

Selain materi strategi, Indra Sjafi juga mengajak anak asuhnya untuk membiasakan diri bermain di lapangan sintetis.

Baca juga: Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam Resmi Digelar di Bali

Hal itu mengingat di Filipina nanti, timnas U-23 bakal bermain di dua venue berumput artifisial tersebut.

Di antaranya Stadion Rizal Memorial di Kota Manila dan Stadion Binan Football yang terletak di Kota Binan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber PSSI
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.