Inter Milan Vs Juventus, Conte: Saya Selalu Kalah Melawan Juve

Kompas.com - 07/10/2019, 06:03 WIB
Inter Milans Italian head coach Antonio Conte gives instuctions during the Italian Serie A football match Inter vs Lazio on September 25, 2019 at the San Siro stadium in Milan. (Photo by Marco Bertorello / AFP) AFP/MARCO BERTORELLOInter Milans Italian head coach Antonio Conte gives instuctions during the Italian Serie A football match Inter vs Lazio on September 25, 2019 at the San Siro stadium in Milan. (Photo by Marco Bertorello / AFP)
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menyebut tim yang dilatihnya memang selalu kalah setiap berhadapan dengan Juventus.

Hal itu dilontarkan Conte seusai laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ketujuh Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, Minggu (6/10/2019) atau Senin dini hari WIB.

Pertandingan antara Inter Milan vs Juventus berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu.

Laga tersebut merupakan pertemuan pertama Conte pasca meninggalkan Juve pada 2014 lalu. Conte tercatat pernah menangani Juve dari 2011-2014.

“Ini pertandingan penting melawan tim yang sangat kuat. Saya selalu kalah melawan Juventus, bersama Arezzo dan Atalanta," kata Conte kepada Sky Sport Italia, seusai pertandingan.

"Saya kecewa dengan kekalahan itu, bukan karena itu adalah Juventus. Saya angkat topi untuk mereka," ujar Conte.

Pada laga melawan Juventus, Inter tertinggal lebih dulu melalui gol Paulo Dybala pada menit ke-4.

Baca juga: Inter Vs Juventus, Si Nyonya Besar Menangi Derbi DItalia

Inter menyamakan kedudukan melalui gol penalti Lautaro Martinez pada menit ke-18.

Juventus memastikan kemenangan melalui gol Gonzalo Higuain pada menit ke-80.

Menurut Conte, keseimbangan timnya agak sedikit terganggu saat Stefano Sensi harus keluar pada menit ke-34 akibat cedera.

"Kami tidak memulai babak kedua dengan baik, tetapi kemudian lebih seimbang lagi dan tim mana pun bisa mencetak gol,” kata Conte.

Pada babak kedua, Juventus memang tampil lebih dominan. Skuad Maurizio Sarri bahkan lebih menguasai dalam hal penyerangan.

"Juventus ingin mendapatkan gol, mereka tentu mengerahkan semua artileri berat mereka untuk menyerang. Mereka lebih berpengalaman dalam hal mengendalikan permainan seperti ini," ujar Conte.

"Saya tidak bisa mengeluh kepada para pemain, karena mereka memberikan segalanya," lanjutnya.

"Tetapi seperti yang selalu saya katakan, kami memiliki jalan panjang di depan kami untuk mencapai level mereka dalam hal pengalaman dan manajemen permainan," pungkas Conte.

Baca juga: Inter Vs Juventus, Alasan Sarri Ubah Taktik di Tengah Jalan

Kekalahan dari Juve membuat Inter harus rela disalip rivalnya itu di klasemen sementara.

Juve kini memimpin klasemen dengan perolehan 19 poin dari tujuh laga.

Inter harus puas melorot ke peringat kedua dengan 18 poin dari tujuh laga.

Tak cuma itu, Inter juga harus mengakhiri rekor sempurnanya di awal musim.

Kekalahan dari Juve menghentikan rekor sempurna Inter yang sebelumnya selalu menang di enam laga awal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X