Waspadai Jalan Ini pada Rute Tour de Singkarak 2019

Kompas.com - 04/10/2019, 14:34 WIB
Acara peluncuran Tour de Singkarak 2018 oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, dan jajaran kepala daerah se-Provinsi Sumbar di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (22/10/2018). Kompas.com/Alsadad RudiAcara peluncuran Tour de Singkarak 2018 oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, dan jajaran kepala daerah se-Provinsi Sumbar di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (22/10/2018).

PADANG, KOMPAS.com - Jalan di jembatan kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, harus diwaspadai peserta balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2019.

Laman antaranews.com menulis, ikhwal jalan tersebut disampaikan oleh Koordinator Teknik TdS 2019 Cheppy Asep Sulaiman.

"Jalan sesudah Jembatan Mandeh menyempit dan ada lubang di kiri dan kanan jalan," katanya.

Baca juga: Tour de Singkarak Berakhir di Kota Ini

Menurut hemat Cheppy, sebelum akhir Oktober 2019, potensi bahaya itu harus sudah dituntaskan.

Para pebalap peserta Tour de Singkarak melintasi tanjakan Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Koto, Sumatera Barat, pada etape kedua Tour de Singkarak dengan rute Limapuluh Koto-Tanah Datar, Minggu (7/8/2016).KOMPAS/YUNIADHI AGUNG Para pebalap peserta Tour de Singkarak melintasi tanjakan Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Koto, Sumatera Barat, pada etape kedua Tour de Singkarak dengan rute Limapuluh Koto-Tanah Datar, Minggu (7/8/2016).

Hal ini untuk memuluskan pelaksanaan balapan Etape IX dari Pantai Carocok, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan dan finis di Pantai Cimpago, Kota Padang.

Para pebalap menembus kabut asap saat melintas di Jembatan Kelok Sembilan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dalam etape kelima Tour de Singkarak, Rabu (7/10/2015).KOMPAS / WAWAN H PRABOWO Para pebalap menembus kabut asap saat melintas di Jembatan Kelok Sembilan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dalam etape kelima Tour de Singkarak, Rabu (7/10/2015).

Cheppy mengatakan ada opsi terakhir yang bisa dilakukan.

"Perlu ada pemasangan multipleks di sepanjang Jembatan Mandeh agar pembalap tidak terperosok ke dalam lubang," katanya.

"Jika tidak memungkinkan, rute perlu diubah," lanjutnya.

Baca juga: Kini, Tour de Singkarak Berganti Logo

Para pebalap peserta Tour de Singkarak mengikuti tradisi makan bajamba di di Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Kamis (8/10/2015).Juara.net/Tulus Muliawan Para pebalap peserta Tour de Singkarak mengikuti tradisi makan bajamba di di Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Kamis (8/10/2015).

Etape VI

Para pesepeda peserta MARS (Milagro Adventure Ride Series), setelah melakukan pitstop pertama di Danau Singkarak, Sabtu (28/7/2018).ALOYSIUS GONSAGA ANGI EBO/KOMPAS.com Para pesepeda peserta MARS (Milagro Adventure Ride Series), setelah melakukan pitstop pertama di Danau Singkarak, Sabtu (28/7/2018).

Cheppy menambahkan, selain Mandeh, ada juga ruas jalan Alahan Panjang di Kabupaten Solok menuju Muaro Labuah, Solok Selatan yang akan masuk Etape VI (214,2 kilometer).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X