Claudio Marchisio, Pangeran Kecil Juventus, Pensiun di Usia 33 Tahun

Kompas.com - 04/10/2019, 08:40 WIB
Claudio Marchisio merayakan gollnya ke gawang Bologna dalam laga Serie-A di Stadion Renato DallAra, Sabtu (16/3/2013). Juventus akhirnya menang 2-0. AFP PHOTO / CEZARO DE LUCAClaudio Marchisio merayakan gollnya ke gawang Bologna dalam laga Serie-A di Stadion Renato DallAra, Sabtu (16/3/2013). Juventus akhirnya menang 2-0.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Mantan pemain Juventus, Claudio Marchisio, telah mengumumkan pengunduran diri sebagai pemain sepak bola, Kamis (3/10/2019).

Marchisio pensiun pada usia 33 tahun.

Keputusan untuk gantung sepatu disampaikan Marchisio melalui akun Instagramnya.

Ada pesan yang ditulis Marchisio mengenai alasannya pensiun dari dunia yang sudah membesarkannya itu.

"Saya berjanji kepada anak yang bermimpi menjadi pemain sepak bola. Saya akan bermain sampai saya merasakan keajaiban mimpi itu menjadi kenyataan dengan melangkah ke lapangan. Dalam beberapa bulan terakhir, pikiran dan hati saya mengalami perasaan campur aduk dan akhirnya saya mengerti bahwa saya tidak lagi memenuhi janji saya," tulis Marchisio.

"Ada saat-saat ketika hati berkuasa menguasai pikiran, itulah sebabnya saya lebih suka berhenti. Saya tidak menyesal, juga terima kasih kepada keluarga saya yang telah mengajari saya untuk melihat masa depan dengan penuh semangat. Terima kasih juga untuk mimpi! Kau memberi saya keberanian, kekuatan, kesuksesan dan, yang terpenting, sukacita!" tutupnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Avevo fatto una promessa al bambino che sognava di diventare un calciatore. Avrei continuato a giocare fino a quando, mettendo piede in campo, avessi sentito la meraviglia del sogno che si stava avverando. Negli ultimi mesi ho vissuto un contrasto tra mente e cuore e ho capito che stavo venendo meno alla mia promessa. Ci sono momenti in cui è giusto che il cuore prevalga sulla mente, per questo preferisco fermarmi. Lo faccio senza ripensamenti, insieme alla mia famiglia, che mi ha insegnato a guardare al futuro con curiosità, senza timore. E allora grazie sogno! Perché mi hai dato forza, coraggio, successo e soprattutto mi hai reso felice! . I’d made a promise to the kid who dreamt to become a football player. I would have played until I had felt the marvel of the dream coming true by stepping into the pitch. In the past months my mind and my heart went through mixed feelings and I finally understood I wasn’t fulfilling my promise anymore. There are times when it is right for the heart to prevail over the mind, that’s why I prefer to stop. I have no regrets, also thanks to my family that has taught me to eagerly look into the future. So, thank you dream! You gave me courage, strength, success and, above all, joy! #ForzaJuve?? #EmpoliFC???? #?????????????? #VivoAzzurro #MC8 #future #mylife #myfamily @juventus @empoli_fc_official @zenit_spb @azzurri

A post shared by Claudio Marchisio (@marchisiocla8) on Oct 3, 2019 at 6:03am PDT

Unggahan tersebut juga menyertakan video yang memperlihatkan potret Marchisio semasa muda.

Baca juga: Di Juventus, Ramsey Gunakan Nomor Warisan Marchisio

Keputusan Marchisio pensiun mendapat banyak respons dari pesepak bola lainnya, mulai dari mantan rekan setim hingga lawan bermain, salah satunya mantan pemain Barcelona yang kini bermain di Vissel Kobe di Liga Jepang, Andres Iniesta.

Lewat unggahannya, Iniesta memperlihatkan foto saat dirinya tengah berebut bola dengan Marchisio di final Liga Champions musim 2014-2015 di Berlin.

Ketika itu, Juventus harus takluk 1-3 dari Barcelona.

"Saya menikmati menonton Anda bermain, tetapi juga bersaing dengan Anda. Sepak bola pasti akan merasa kehilangan. Terima kasih banyak untuk semuanya," tulis Iniesta.

Marchisio merupakan pemain asli didikan Akademi Juventus.

Ia tercatat mulai mengawali karier di level senior pada 2005.

Sempat dipinjamkan ke Empoli pada musim 2007-2008, Marchisio menghabiskan sebagian besar kariernya di Juventus.

Ia mendapat julukan Il Principino yang berarti sang pangeran kecil.

Pada 2018, Marchisio memutuskan hengkang ke klub Rusia, Zenith St Petersburg.

Baca juga: Resmi, Marchisio dan Juventus Sepakat Berpisah

Namun, ia hanya semusim di sana sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

Selama kariernya, Marchisio tercatat ikut membantu Juventus meraih tujuh scudetto dan empat kali Coppa Italia.

Namun, ia belum mempersembahkan trofi Liga Champions. Selain 2015, Marchiso juga masuk dalam skuad Juventus yang kalah dari Real Madrid di final Liga Champions musim 2016-2017.

Di level timnas, Marchiso juga belum pernah mempersembahkan gelar untuk timnas Italia. Ia bukan merupakan bagian dari skuad saat Italia juara dunia tahun 2006.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X