Klopp Pilih Tetap Tenang Sikapi Drama 7 Gol Lawan Salzburg

Kompas.com - 03/10/2019, 18:40 WIB
Pelatih Liverpool FC, Juergen Klopp, tersenyum dalam laga International Champions Cup kontra Borussia Dortmund di Bank of America Stadium, Charlotte, Amerika Serikat pada 22 Juli 2018.
BOB LEVERONE/AFPPelatih Liverpool FC, Juergen Klopp, tersenyum dalam laga International Champions Cup kontra Borussia Dortmund di Bank of America Stadium, Charlotte, Amerika Serikat pada 22 Juli 2018.
|

KOMPAS.com – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, memilih tetap tenang seusai timnya ketar-ketir meraih kemenangan pada matchday kedua di Liga Champions.

Drama tujuh gol menjadi tajuk populer dalam kemenangan Liverpool atas Red Bull Salzburg dengan skor 4-3 di Anfield Stadium pada Kamis (3/10/2019) dini hari WIB.

Liverpool sempat unggul lewat gol-gol yang dicetak oleh Sadio Mane pada menit ke-9, Andy Robertson pada menit ke-25, dan Mohamed Salah menit ke-36.

Salzburg sempat memperkecil ketertinggalan lewat Hee Chan-Hwang tiga menit setelah Mohamed Salah mencetak gol.

Baca juga: Liverpool Vs Salzburg, Gol Perdana Robertson di Liga Champions

Laga "senam jantung" terjadi selepas turun minum, gawang Liverpool berturut-turut dibobol oleh Takumi Minamino pada menit ke-56 dan Erling Braut Haaland pada menit ke-60.

Liverpool akhirnya memastikan kemenangan lewat Mohamed Salah pada menit ke-69 dan memastikan kemenangan 4-3 atas tim wakil Austria.

Meski sempat membuat waswas, Juergen Klopp melihat segi positif dari kemenangan The Reds.

"Lebih baik mempelajari pertandingan ketika sedang berlangsung lalu membahas hasilnya setelah selesai," kata Klopp dikutip BolaSport.com dari BT Sport.

"Saya memahami kami bermain luar biasa selama 30 menit awal, lalu RB Salzburg mengubah sistem permainan dan kami kehilangan bola, itulah masalah kami," katanya.

Baca juga: Liverpool Kena Denda Rp 3,4 Miliar karena Turunkan Pemain Tak Sah

Meski demikian, dia juga mengakui bahwa anak asuhnya sedikit kecolongan selepas turun minum.

Klopp mengatakan bahwa kondisi tersebut bakal dievaluasi ke depannya agar di beberapa laga penting Liverpool bisa menjaga konsistensinya.

Ia juga memilih tidak marah atas permainan yang ditampilkan anak asuhnya. Klopp berpikir positif ketika tim tamu menyamakan kedudukan.

"Momentumnya berubah dan menjadi sulit untuk merebut bola dari lawan. Kami harus menunggu hingga lawan mencetak gol ketiga dan baru bisa kami balas," ujar Klopp.

"Saya tidak marah karena saya melihat kami bermain sangat baik dan berusaha keras untuk membalikkan kedudukan, lalu terciptalah gol yang brilian," tutur Klopp.

Terkait permainan yang ditunjukkan tim asal Austria, Juergen Klopp mmengatakan sangat terkejut akan penampilan impresif Salzburg.

Namun, dia juga mengatakan bahwa anak asuhnya lebih siap untuk bisa lolos dalam fase grup Liga Champions musim ini.

"Salzburg tim yang bagus, tetapi 30 menit pertama kami mampu membuat sulit mereka dan tampil luar biasa," ucapnya.

"Grup kami sangat sulit, tetapi kami menginginkan poin penuh dan inilah saatnya," tutur eks pelatih Borussia Dortmund itu. (Bonifasius Anggit Putra Pratama)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X