Liverpool Kena Denda Rp 3,4 Miliar karena Turunkan Pemain Tak Sah

Kompas.com - 03/10/2019, 11:41 WIB
Trofi Piala Liga Inggris alias Carabao Cup. TWITTER.com/CARABAO_CUPTrofi Piala Liga Inggris alias Carabao Cup.

KOMPAS.com - Liverpool tersandung kasus akibat memainkan seorang pemainnya yang tidak memenuhi syarat ketika melawan MK Dons.

Liverpool diselidiki oleh EFL (English Football League) setelah pemain muda mereka asal Spanyol, Pedro Chirivella, bermain saat menang 2-0 atas MK Dons pada ajang Piala Liga, Rabu (25/9/2019).

Sang pemain ternyata tidak memiliki sertifikat transfer internasional.

Chirivella harus memiliki dokumen dari FA setelah dipinjamkan ke klub Spanyol, Extremadura, musim lalu.

Baca juga: 5 Fakta Laga Liverpool Vs Salzburg, Drama 7 Gol di Anfield

Liverpool sempat terancam dicoret dari kompetisi yang bernama lain Carabao Cup ini karena tindakan yang mengarah kepada kecurangan akibat memainkan pemain ilegal.

Namun, pihak EFL memutuskan untuk tidak mengeluarkan The Reds dari kompetisi karena kesalahan yang tidak begitu fatal.

Pihak EFL mengeluarkan pernyataan berikut:

"Berdasarkan ulasan komprehensif dari semua bukti, Dewan memutuskan bahwa tidak pantas untuk mengeluarkan klub (Liverpool) dari kompetisi karena sejumlah faktor yang meringankan".

Namun, Liverpool tetap menerima denda 200.000 pounds (setara Rp 3,4 miliar) yang separuhnya ditangguhkan hingga akhir musim 2020-2021.

Pihak Liverpool pun sudah menanggapi hal tersebut.

"Klub menerima penilaian, hasil dan hukuman yang dijatuhkan oleh EFL," demikian pernyataan klub, dilansir BolaSport.com dari Mirror.co.uk.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X